Advertisements
Experiences

Aib Driver Pemula 3

Jam di dasbor mobil menunjukkan Pukul 21.00 ketika saya berhenti di depan pagar rumah. Berjalan gontai, saya membuka pagar pelan-pelan; saya merasa ngantuk.

Biasanya pada pukul demikian, saya sudah ada di tempat tidur, memeluk guling sambil berselimut tebal menutupi seluruh badan hingga leher.

Saya pencinta kopi , but literally not a begadang kindda gal. I am great in bed; I can sleep for days. hahah.

Kembali ke mobil, saya memajukan mobil agak serong kemudian memundurkannya.

Memang kondisi halaman rumah tidak memungkinkan untuk parkir maju, jadi saya harus parkir mundur, meskipun saya sempat mengeluh dengan cara parkir yang demikian.

Suami menjelaskan bahwa posisi aspal jalan yang lebih tinggi daripada halaman rumah dan lebar pagar yang lebih pas-pasan dari kondisi dompet di tanggal 24, membuat mobil lebih mudah diparkir mundur daripada diparkir maju.

Akhirnya saya belajar memarkir mundur, meskipun hati masih keberatan.

Masalahnya setiap memarkir mobil mundur, saya agak khawatir dengan bagian sebelah kiri mobil karena riskan mentok dengan dinding batu.

Ini membuat setiap mau parkir di rumah, saya cenderung memperhatikan buntut mobil kiri agar tidak bersenggolan dengan si dinding batu.

Seperti malam itu.

Buntut mobil sudah sukses masuk ke halaman rumah namun posisinya agak miring. Bila diteruskan pasti bakal salaman dengan si dinding, pikir saya.

Saya lalu memajukan mobil dan memundurkannya lagi memastikan buntut kiri aman.

mobil mundur..

mundur..

Saya perhatikan kiri aman..

aman..

terus mundur dengan sedikit cepat..

tiba-tiba,

‘Braaaakkkkkk’

…..

…..

Hah? bunyi apa itu? batin saya.

BUNYI APA ITUU?

Panik, saya celingukan mencari arah suara berasal.

…..

Benar saja.

Karena terlalu memperhatikan spion kiri, saya jadi lalai mengawasi yang sebelah kanan.

Alhasil karena gelap, warna dinding pagar hitam dengan spion hitam *asli ini mah nyari pembenaran banget yak*, membuat saya tidak sadar kalau SPION KANAN DENGAN DINDING PAGAR KANAN SUDAH PELUKAN.

Alhasil, patah lah itu si spion kanan tersayang.. hiks *ambil tisu, usap air mata, ambil tisu lagi, usap air mata lagi, peras*

……

……

Btw….

tanggal 25 tuh masih lama ya?

Advertisements

Lulusan Teknik yg addicted dengan dunia baca dan tulis menulis. Menganggap dirinya seorang Gryffindor, ia selalu memiliki affair dengan Agatha Christie, Dan Brown, Google, dan secangkir kopi hitam. Sangat cinta keluarga kecilnya, rajin nulis di bonadapa.com

18 Comments

Cool People Say :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: