Advertisements
  • Entrepreneurship

    Tertarik Menjadi Full Time Freelancer? Baca Dulu 10 Tips Berikut yuk!

    Hidup di jaman sekarang memberi kita banyak pilihan, terutama terkait pekerjaan. 10 tahun yang lalu, mungkin kita tidak mengira bahwa kita bisa mempertanyakan apakah kita ingin bekerja dari rumah atau di kantor, karena pekerjaan pada waktu itu, awamnya dilakukan dengan cara pergi ke luar rumah! Namun sekarang jaman sudah berbeda. Might be someday, selain mempertanyakan profesi apa yang menjadi cita-cita anak di kemudian hari, kita mungkin juga akan bertanya kepada anak kita apakah ia  ingin bekerja dari rumah atau di kantor. Saat ini bekerja di rumah sudah sangat memungkinkan dengan penghasilan yang tak kalah dengan pekerjaan kantoran. Salah satu yang populer adalah dengan menjadi freelancer. Lalu bagaimana tips menjadi freelancer?…

    Comments Off on Tertarik Menjadi Full Time Freelancer? Baca Dulu 10 Tips Berikut yuk!
  • Entrepreneurship

    Dear Ladies, Apa Motivasi Dasar Anda Untuk Menjadi Pengusaha?

    Apa yang akan anda lakukan jika anda tahu bahwa anda tidak mungkin gagal? Sophia Amoruso memulainya dengan Nasty Gal di dalam kamarnya yang kumuh, Niluh Djelantik memulainya dengan menumpang membuat sepatu pada pabrik temannya, Diana Rika Sari memulainya dengan berhenti pada semua pekerjaan kantoran yang dilakoninya. Sekilas, mereka memulai dengan cara yang berbeda. Sophia merasa dirinya terlalu introvert. Ia tidak nyaman bekerja dengan banyak orang sehingga ia lalu membangun Nasty Gal dan mengerjakan cikal bakal perusahaan multi miliar dollar di dalam kamarnya, sendirian. Ia mencari baju bekas, mencucinya, memfotonya, menjualnya secara online dan mengerjakan packing ketika bajunya terjual. Demikian halnya dengan Niluh Djelantik, yang tak ingin kembali lagi ke dunia…

  • Entrepreneurship

    Everybody Can Sell!

    Menurut paradigma saya, setiap orang pasti bisa menjual suatu produk. Jika kita meminta seseorang untuk menjual sebuah permen, lalu ia menjualnya kepada  kerumunan orang yang lalu lalang di mall, misalnya, kemungkinan besar permen itu akan terjual. benar? Jadi, Jika kegiatannya hanya menjual, semua orang bisa jadi bisa menjual. Lalu misalnya begini. Anda membeli sebuah barang secara online, karena sesuatu hal barang tersebut pecah atau rusak dikarenakan packing yang kurang baik. Ketika anda mengajukan complain, sang penjual lepas tangan dan balik menyalahkan ekspedisi. Apakah anda akan membeli lagi? Atau ketika anda ingin membeli barang ke sebuah toko lalu dilayani dengan tidak ramah, seolah anda seperti ada dan tiada-Apakah anda akan berkunjung…