Everybody Can Sell!

picture from filmmakingstuff dot com

Menurut paradigma saya, setiap orang pasti bisa menjual suatu produk.

Jika kita meminta seseorang untuk menjual sebuah permen, lalu ia menjualnya kepada  kerumunan orang yang lalu lalang di mall, misalnya, kemungkinan besar permen itu akan terjual. benar?

Jadi, Jika kegiatannya hanya menjual, semua orang bisa jadi bisa menjual.

Lalu misalnya begini.

Anda membeli sebuah barang secara online, karena sesuatu hal barang tersebut pecah atau rusak dikarenakan packing yang kurang baik. Ketika anda mengajukan complain, sang penjual lepas tangan dan balik menyalahkan ekspedisi. Apakah anda akan membeli lagi?

Atau ketika anda ingin membeli barang ke sebuah toko lalu dilayani dengan tidak ramah, seolah anda seperti ada dan tiada-Apakah anda akan berkunjung lagi?

Atau ketika anda complain barang anda terlalu cepat rusak dipakai sementara sang penjual malah balik mencurigai anda karena penggunaan yang tidak appropriate, apakah anda akan membeli lagi?

Atau jika anda membeli produk online untuk sampai dalam waktu tiga hari namun ternyata sampai dalam waktu satu minggu. Apakah anda akan membeli lagi?

Pada titik ini bisa jadi kualitas bukanlah lagi menjadi hal yang utama bagi anda.

Anda akan berusaha mencari produk yang sama dengan kualitas serupa-namun dengan pelayanan penjual yg lebih baik.

Sehingga bagi anda sebagai pelanggan, kualitas produk terkadang menjadi nomor dua setelah pelayanan.

[Baca juga : Review Film Room : Jika Dunia Hanya Sebesar Ruangan]

Karena itulah produsen besar dan terkenal memiliki after sales services.

Sebab itulah adanya garansi.

Karena itulah packing menjadi penting.

Sebab itulah ketepatan delivery service menjadi crucial.

Because yes, everybody can sell.

Everybody can earn money from something they sell.

But not everybody could make their consumer satisfied. Not every vendor could make You as their loyal costumer.

It’s all depend on you, seller; whether you can sell just to earn money, or sell to gain a long relationship costumer-buyer.

Which one are you?

*written based my own experiences, as self reflection :)*

 

Advertisements

Cool People Say :