Kingsman The Golden Circle : Sequel yang Gamang Dengan Jati Dirinya

Ketika tulisan ini dipublish, Kingsman the Golden Circle sudah satu minggu beredar di bioskop-bioskop di Palembang, dan sedang merajai Box Office dunia menurut Rotten Tomatoes.

Karena saya sendiri benci baca spoiler film – sebelum saya nonton filmnya, saya menulis ini sambil mengingatkan bagi yang belum menonton β€˜If you love Kingsman, and not watch it yet, you should not read this post!’ jangan sampek habis baca ini jadi sebel ya karena ternyata ISINYA SPOILER SEMUA πŸ˜€

Tulisan berikut penuh dengan SPOILER.

You have been warned.


Gambar dari mannersmakethhartwin.tumblr.com

Kingsman The Golden Circle menjadi saksi nyata, bahkan sutradara sekelas Matthew Vaughn pun harus berusaha keras untuk bisa mengulang sebuah karya masterpiecenya.

Kingsman yang pertama, The Secret Service, merupakan masterpiece menurut para reviewer dan audience. Meskipun ide secret servicenya tidak orisinal, namun berbagai satire yang disematkan padanya membuat Kingsman The Secret Service terasa seperti sesuatu yang baru, certified fresh! Film ini ibarat bentuk kartun Jepang dari serial James Bond : Kocak, cerdas, menghibur, nyelekit, sadis, keren abis.

Pepatah mengatakan, semua film yang bagus haruslah ada sequelnya. Lalu tibalah saatnya ketika sang sutradara harus membuat sequel.

Menurut saya, membuat sequel, bisa jadi tidak semudah membuat versi yang pertama. Karena apa? Karena film tersebut sudah memiliki penggemar. Penggemar sudah memiliki ekspektasi. Ekspektasi membuat orang-orang demanding bahwa sekuel harus sama bagusnya dengan film yang pertama.

Beberapa film memang sukses dalam membuat sekuel. Sebut saja Die Hard, Now You See Me, John Wick, dan lain-lain. Meski sebagian besar lagi – gagal.

Lalu bagaimana dengan Kingsman The Golden Circle (KGC)? Apakah termasuk sekuel yang berhasil atau yang tidak? Berikut ulasan ala-alanya dari kacamata saya πŸ™‚

I Miss You, Eggsy

Gambar dari sistergeeks.com

Di awal film, penonton langsung disuguhkan dengan adegan action pertarungan Eggsy dan Charlie di sebuah taksi. Sejatinya Charlie dan Eggsy merupakan satu angkatan ketika pendidikan di Kingsman dulu. Namun Charlie yang gagal dalam pendidikan lalu membelot ke pihak musuh.

Masih ingat kejadian Kingsman Secret Service dimana semua kepala undangan yang hadir meledak pada sebuah scene dan kita pikir Charlie juga mengalami hal yang sama? Coba tebak, Charlie ternyata tidak mengalaminya.

Bukan karena ia minum potion penyembuh segala dari Harry Potter, namun karena pemantik yang seharusnya meledakkan kepala Charlie lepas setelah Eggsy memukulnya tepat dimana pemantik tersebut berada.

Pemantik tersebut alih-alih meledakkan kepala Charlie, justru hanya mengenai tangannya kanannya hingga hancur. Tangan kanan tersebut kemudian diganti dengan tangan bionik oleh bos barunya di Kingsman yang kedua, seorang wanita dengan wajah keibuan berhati kejam yang bernama – Poppy (Julianne Moore).

Ekspektasi : Secara keseluruhan, scene awal di taksi ini masih membuat saya bersemangat menonton KGC karena seru dan absurd khas Kingsman. Saya juga merasa kangen berat dengan Eggsy. Meski demikian satu hal masih mengganjal di benak saya : kenapa harus Charlie? Kenapa Matthew Vaughn tidak membuat penjahat yang sama sekali baru agar KGC terkesan fresh dan tidak β€˜memaksa’ cerita dari filmnya terdahulu? *terus dipelototin Pakde Vaughn

Tapi… ya.. okelah, kehadiran Charlie masih bisa dimaklumi sebagai, yah… anggap saja sebuah blast from the past… hehe

Gallahad is Back!

Gambar dari colinfirthdaily.tumblr.com

Mengenai Harry, saya sempat menebak bahwa mungkin tadinya Vaughn tidak mengira bahwa film Kingsman yang pertama bisa β€˜meledak’ di pasaran bahkan menjadi sebuah brand baru perfilman dunia, gitu ya? Sehingga di film pertama – ketika penonton sedang sayang-sayangnya kepada Harry, Vaughn ‘mematikan’ Harry dengan tragis – sebagai sutradara mungkin ia merasa nothing to loose. Teganya dirimu pak Vaugh!

Tapi ternyata Harry begitu dicintai sehingga keinginan menghidupkan Harry kembali begitu besar, lalu wala! Harry memang dihidupkan lagi di KGC. Meski juga sudah bukan kejutan lagi karena kita sudah mendengar rumornya jauh-jauh hari sebelum KGC dirilis dan bisa melihat namanya di cast pemain sebelum filmnya tayang juga ya.

Tapi kok bisa Harry hidup lagi? Kan sudah ditembak tepat di kepala?

Ceritanya, Harry diselamatkan oleh Halle Berry dan Channing Tatum yang kemudian β€˜berjasa’ menyelamatkan nyawa Harry. Halle Berry (Ginger Ale) dan Channing Tatum sendiri merupakan anggota secret service bernama Statesman Secret Service yang berasal dari Amerika Serikat.

Ekspektasi : Harry diceritakan menderita amnesia karena tembakan di kepala tersebut. Namun anehnya – setelah ingatannya kembali, untuk orang sebaik Harry, Ia sama sekali tidak merasa terpukul atau merasa menyesal bahwa sebelum ditembak, ia sendiri sudah melakukan massacre di sebuah gereja yang penuh dengan rakyat sipil. Yang ia ingat hanyalah anjingnya. Ya, okehlah. Yang penting Gallahad is back πŸ™‚

Who is This Statesman Anyway?

Gambar dari Pinterest

Ibaratnya holding company, ternyata Kingsman juga memiliki semacam ‘jaringan’ di Amerika Serikat. Namanya Statesman.

Jika Kingsman menutupi identitasnya dengan toko penjahit pria, Statesman menutupi identitasnya sebagai pabrik alkohol. Kebayang kan kalau Kingsman punya jaringan di Indonesia kira-kira mereka menutupi usahanya dengan usaha apa? Jual jamu? keren. Jual pempek? apalagi. Yang pasti mereka ga bisa jadi pengusaha ikan tanpa izin karena nanti bisa langsung ditenggelamkan sama bu Susi. *krik

Kembali ke Statesman – jadi ya, karena usahanya minuman beralkohol, sudah bisa ditebak nama agen-agennya pun diambil dari minuman keras. Semacam Agen Tequila (Channing Tatum), Agen Ginger Aley (Halle Berry), Agen Whiskey dan pemimpin mereka yaitu Agen Champagne (Jeff Bridges).

Ekspektasi : Statesman membuat Kingsman menjadi luas secara jaringan dan alur cerita. Padahal saya sempat berharap di sekuel kedua ini Vaughn masih menyuguhkan banyak hal tentang internal organisasi Kingsman itu sendiri. Misalnya membahas agen-agen tak kasat mata yang sering mengadakan rapat internal dengan menggunakan kaca mata. Dimana mereka? apa tugasnya? siapa saja mereka? apa keahliannya? Kemana mereka ketika headquarter Kingsman dihancur leburkan sedemikian rupa?

Sebagai sebuah organisasi mata-mata yang terkesan elegan dan kuat, tentu jaringan Kingsman tidak langsung hancur hanya karena headquarter di bom oleh penjahat wanita berwajah manis kan?

Villain With Too Much Sugar

Gambar dari pinterest @David Allen

Julianne Moore sudah bisa ditebak berperan menjadi penjahat berhati kejam dengan wajah yang sangat manis. Saking manisnya, saya ga bisa merasakan feel bahwa dia benar-benar seorang villain. You should just play as protagonis saja, Mbak Julianne!

Terlebih di sesi terakhir ketika Poppy sudah berhadapan dengan Harry dan Eggsy. Sebagai pemimpin kartel Narkoba yang berdigdaya, kok rasanya mudah sekali bagi Eggsy untuk menyuntikkan dia dengan obat mematikan, terus juga kok dengan mudahnya dia memberikan password rahasianya kepada Eggsy dan Harry? Bukankah seharusnya Villain berhati kejam lebih memilih mati daripada memberikan password yang dapat menggagalkan keinginannya menghancurkan dunia??

Pun lagi Poppy ini sejenis dengan Valentine. Seorang pengusaha psikopat yang berusaha ingin menguasai dunia. Didn’t Matthew Vaughn had been coming with better idea than to repeat the similar villain with the same intention?

Pertanyaannya : Kenapa penjahatnya (lagi-lagi) seorang pengusaha psikopat yang mau menguasai dunia? profesi lain kan banyak yang bisa (diangkat) jadi penjahat – seperti dokter, insinyur, pilot, guru… (Ini ngobrolin profesi penjahat, apa cita-cita sik sebenernya) πŸ˜€

About Roxy And Merlin

Ada yang merasa sedih ketika Roxy (Sophie Cookson) dan Merlin (Mark Strong) terkena ledakan? saya rasa mungkin kebanyakan tidak ya.

Entah apakah β€˜mematikan’ dan β€˜menghidupkan’ peran utama ini bakal menjadi semacam sesuatu yang ‘hits’ dalam serial Kingsman. Karena ketika Roxy dan Merlin terlihat mati, saya sudah tidak merasa kaget dan sedih lagi (seperti dulu ketika Harry (terlihat) mati).

Dengan ringannya saya berkata pada diri sendiri β€œtenang, nanti mereka hidup lagi di Kingsman yang ketiga”

Gambar dari impawards.com

Salah satu teman blogger bahkan mengamini sambil menambahkan “Itulah sebabnya Channing Tatum dibuat tidur sepanjang film. Karena dia bakal beraksi full di film yang ketiga”

Meski entah bakal ada film yang ketiga atau tidak; namun kalaupun ada, saya curiga bahwa Statesman bisa jadi juga memiliki teknologi yang tidak hanya bisa menyelamatkan orang yang tertembak langsung di kepala; namun juga memiliki teknologi yang bisa mengumpulkan serpihan mayat yang terkena bom atau ranjau darat.

Teknologi ini kemudian bisa menghidupkan kembali Roxy dan Merlin seperti sedia kala, tanpa goresan sedikitpun layaknya mereka sudah melalui operasi pelastik di korea.

Memang enak ya kalau bisa ngarang cerita film semaunya kita ngahahahaha.

Perkiraan : Bagi yang masih sedih karena Merlin dan Roxy mati, ingatlah Channing Tatum yang belum terlalu diberdayakan oleh Matthew Vaughn di film yang kedua ini. Moso iya dia agak-agak makan gaji buta? hih.

Satire – Less

Di Kingsman pertama, kita mendapatkan banyak satire yang menarik seperti adegan massacre Harry di Gereja; atau percakapan Gazelle ketika Valentine menembak Harry di kepala β€œ Itulah yang akan terjadi jika kau menembak orang di kepala”

Atau sikap Valentine, yang menempatkan Gazelle seolah-olah Gazelle seorang penasihat berharga yang lebih pintar daripada ia.

Atau masih ingat ketika Harry bertandang ke rumah Valentine yang kita kira untuk menikmati fine dining, namun ternyata disuguhkan Happy Meal dari Mc Donalds?

Atau ketika Harry beraksi di bar menghajar para anak muda yang mengganggu Eggsy sambil berkata : Manner Maketh Man?

Atau perkataan Harry sesaat sebelum ia melakukan massacre? (yang bahkan saking satirenya saya memutuskan untuk tidak mengutipnya disini, hehe)

Satire-satire seperti ini sulit ditemukan kembali di Golden Circle. Kecuali dua scene dimana Presiden Amerika dipenjara karena dianggap tidak perduli dengan keselamatan rakyatnya, dan ketika Poppy bilang bahwa mengkonsumsi gula itu lebih berbahaya daripada Narkoba. Waks πŸ˜€

Kesan : Kingsman kedua berubah menjadi sejenis film absurd dengan sentuhan lelucon yang biasa-biasa aja. Sebagai Cameo, peran Elton John cukup banyak ditempatkan sebagai penghibur. Ga nyangka ternyata bisa juga ya beliau akting konyol begitu πŸ˜€

Soundtrack

Salah satu yang membuat Kingsman pertama sangat keren adalah ending soundtracknya ‘Get Ready For It” yang dinyanyikan oleh Take That. Sedangkan di Kingsman yang kedua soundtracknya adalah ‘My Way’ Frank Sinatra dan ‘Take Me Home Country Roads’ John Denver.

Ekspektasi : Saya lebih suka Take That, lah! selain karena memang mereka ‘Inggris Banget’; menggunakan soundtrack lagu-lagu lama malah mengingatkan saya akan film Disney yang menggunakan soundtrack sejenis, yaitu – Finding DoryΒ  :'(


Verdict

Jika Anda menginginkan film yang absurd, menarik, lucu dan bikin hati hepi – Kingsman The Golden Circle masih menjadi film dengan kualitas di atas rata-rata yang menyenangkan untuk ditonton bersama pasangan di malam minggu ceria.

Namun bagi yang sudah kagum dengan film pertamanya, turunkan ekspektasi anda. Jangan berharap mendapatkan film dengan lelucon satire yang cerdas seperti film yang pertama. Karena kedua film ini, meski sama-sama Kingsman, namun berbeda ‘gregetnya’.

Sementara Kingsman pertama mengukuhkan dirinya sebagai film action komedi dengan satire yang cerdas; The Golden Circle, sebagai sebuah sekuel, malah terlihat gamang untuk menentukan jati dirinya.

Widiiih ternyata bikin sekuel yang sesuai ekspektasi semua orang susah banget ya, jendral! *terus dilempar granat sama Pak Matthew Vaughn.

Sekian ulasannya dan terima tiket bioskop gratisan πŸ˜€


PS : Parents, please. Film ini untuk 17 tahun ke atas. Ketika saya menonton ada orang tua yang membawa anak-anak ikut serta menonton. Film ini tidak layak ditonton oleh anak-anak karena penuh dengan adegan kekerasan, adegan dewasa dan kata-kata kasar. Mohon patuhi batasan umur yang berlaku. If you don’t give a damn about the rules, at least you should care about the mind of your own child. Jadi mohon lihat rating dulu sebelum ajak anak menonton film ya πŸ™‚


Kingsman The Golden Circle (2017)

Sutradara : Matthew Vaughn

Rating : R (for sequences of strong violence, drug content, language throughout and some sexual material)

Cast : Taron Egerton, Colin Firth, Julianne Moore, Mark Strong, Channing Tatum, Halle Berry, Elton John, Sophie Cookson

Score : 7,5/10 from me | 50% Rotten Tomatoes | 7.3/10 IMDB


Advertisements

12 Comments

      1. Tapi bisa jadi mereka emang gak muncul lagi kalo problem di honor *alagh hahaha. Aku ngarep mereka berdua balik lagi walaupun rada gengges. Macam Harry yang mati di film pertama, kok ya mereka gak berusaha nyelamatin mayatnya, kan? plot hole-nya banyak, tapi sejak awal aku gak berespektasi gede makanya gak nyesel keluarin duit ke bioskop hwhwhw

        1. Iya, itu. plot hole yg absurd, maksa, jadi geregetan πŸ˜‚ semoga ada yang ketiga sik, karena meskipun ga sesuai ekspektasi tetep fun banget nonton ini. Emang lebih asik di bioskop nontonnya om, soalnya kan mereka kalau lagi action musiknya aneh2. kalau nonton di dvd ga dapet feelnya, hehe. worth it sangat πŸ˜‚πŸ˜‚

Cool People Say :