Size Doesn’t Matter : ANT MAN (Hopefully No Spoiler)

Kalau anda penggemar Serial Friends (1994-2004) garis keras seperti saya, anda pasti ngeh kalau di atas adalah foto Phoebe dengan Mike, pacarnya Phoebe yang konyolnya mintak ampun. *Ya secara untuk memahami Phoebe, perlu orang yang kadar kekonyolannya pangkat tiga ya bok* *lalu serta merta membuat saya sadar kalau saya sudah tua* *nangis kenceng kenceng*

Hokeh hokeh, Jadi itu Phoebe dan Mike di serial friends yg jadul itu. Lah terus apa hubungannya sama judul diatas?

Hubungannya adalah, Mike pacarnya Phoebe yang unyu unyu konyol tersebut sekarang berubah menjadi…

Ant Man!!! jeng jeng!

Ekspektasi sebelum nonton Ant Man agak agak sangsi sebenernya. Bandingin sama nama nama superhero semacam Batman, Superman, atau Iron Man. Dari namanya aja sudah bikin penjahat takut dan Jiper. Tapi Ant Man?? Ga ada nama yang bisa lebih sangar lagi??

Terus liat dari gambar-gambar di internet si Ant Man ini adalah superhero yang kecilnya kayag semut (lah iya lah kalau segede gajah namanya elephant man) *abaikan* Pahlawan macam apa yg cuma segede semut? ga logis. *ini ceritanya sarkas duluan sebelum nonton filmnya hehe*

Tapi setelah nonton filmnya, malah jadi surprise. Diluar dugaan, ternyata film ini sangat menyenangkan. Buanget. Mungkin gitu ya kalau sarkas di awal terus menemukan bahwa sarkas kita itu salah, hati jadinya senang karena nemuin sesuatu yg beyond expectation. We could say that this is the sarcasm effect *abaikan*

So here are the list of why I fallen in Love with Ant Man after seeing it and why I think this movie as A MUST See movie of the year :

1. Paul Rudd, hey,.. where have you been man?
Pasca Friends, saya ga pernah lagi liat Paul Rudd main di suatu film yg namanya signifikan atau linger in my ear. Nope. Never heard it.

Jadi setelah melihat mas Paul di Ant Man.. Agak surprise juga sampe pingin bilang : eh mas Paul apa kabar? gimana kalo ente aje yg jadi the next James Bond. Soale tampang udah kece. Yaaa tinggal gaya perlente lah yg harus dipoles dikit, hihi.
Terus kata mas Paul : do I know you? Security!

2. Marvel yang sederhana
Sebenarnya Imajinasi Ant Man ga sederhana, ada seorang superhero yang bisa seenaknya mengecilkan diri terus membesar lagi kapan aja dia mau. Bayangkan gimana Mak E**t bisa terancam profesinya gara gara Ant Man.

Tapi tidak seperti film Marvel pada umumnya, Ant Man ga dihiasi dengan berbagai peralatan canggih sophisticated layaknya seorang superhero.

Ant Man adalah superhero yang mengandalkan tenaganya untuk bertarung (ya tenaganya juga setara dengan 60 orang dewasa sih), beberapa alat untuk membesar dan mengecil, dan tentu aja semut semut yg setianya patut diacungi jempol. Btw kita juga bisa banyak belajar tentang semut dari film ini dan membuat kita makin kagum sama makhluk hidup yang bernama semut. 🙂

3. Eeely, Silly, Minnie Friends & the cast
Scott punya 3 sahabat sesama begundal baik hati yang konyol dan lucu. Salah satunya, Luis, punya bakat cerita not-to-the-point which contain a lot of un-important-information.

Tapi ketiganya mewarnai Ant Man dengan gaya tersendiri sampe beberapa kali tawa di bioskop pecah karena tingkah laku mereka.

Penjahat di Ant man bernama Darren. Meskipun sekilas kita akan memikirkan Lex Luthor kalau ngeliat dia, tapi aktingnya Darren lebih smooth, terlihat dingin dan kejam tapi kalau ngomong selalu terlihat senyum sinis dari wajahnya. Ish serem.

Hope, anak DR Pym, mengingatkan saya akan Claire di Jurassic World. Suami aja sampe nanya Itu Claire kan? Ya tentu aja bukan. Cuma karena model rambutnya sama, jadi keliatan mirip. Bedanya juga Hope ga suka lari-larian pake heels sepanjang film. *ceritanya masih belum bisa move on dari heelsnya claire* 😀

4.Superhero yg lugu
Batman mati matian nyembunyiin identitas. Spiderman ngumpet-ngumpet mulu. Superman juga begitu. Iron Man cuma orang tertentu aja yg tau. Demikian juga dengan Thor dan teman temannya.

Tapi Ant Man terang terangan sering banget ngebuka topengnya di depan orang orang sambil bilang : hey, it’s me! I’m Scott!

Ya elah *tepok jidat*

Superhero paling lugu dan paling lucu ya Ant Man. Kecuali kalau Baymaxx masuk itungan yak. 😛

5. The Morality
Ant Man adalah sebuah cerita seorang ayah yang sangat mencintai anaknya. Scott (Paul Rudd) sangat mencintai Cassie. Dia rela berbuat apapun untuk bisa membayar tunjangan anak agar dekat dengan Cassie. Termasuk merampok.

Tapi justru karena ia merampok, ia berkenalan dengan DR.Pym (Michael Dauglas) dan anak perempuannya, Hope (evangeline lily) . Dari sinilah semua cerita Ant Man berasal.

Film Ant Man seolah ingin mengatakan bahwa keluarga adalah segalanya. Seorang ayah rela mengorbankan apa saja untuk putrinya. Scott sadar bahwa ia bisa saja mati atau menghilang karena berubah menjadi sub atom terkecil, namun demi dekat dengan Cassie ia rela melakukannya.

Setali tiga uang, DR Pym juga sangat menyayangi Hope, anaknya. Namun karena ia tidak ingin Hope mati ataupun menghilang menjadi sub atom, maka ia ga memberikan izin untuk Hope menjadi Ant Man (atau Ant woman?) meskipun Hopenya sih mau banget.

6. Happy!!
Saya bener bener ngerasa Happy setelah nonton Ant Man. The same feeling I got after Kingsman the secret service. Saya inget sampe scene terakhir senyum saya masih mengembang. Dan setelah kuciwa dengan It follows dan The Face of an angel, Saya bisa bilang kalau Ant Man baru film yang berkualitas 😀

Buat yg pingin nonton dengan keluarga, bawa anak gapapa kog. Filmnya aman, bikin anak saya sampe terkagum kagum sama Ant Man.

Meskipun kecilnya kayag semut, tapi melihat kebaikan dan ketulusan Scott di Ant man, we agree that Size doesn’t matter anymore 🙂

Ant Man got 79% di Rotten Tomatoes and certified Fresh, which is very fresh indeed 😀

Advertisements

8 Comments

Cool People Say :