Tertarik Menjadi Full Time Freelancer? Baca Dulu 10 Tips Berikut yuk!

Hidup di jaman sekarang memberi kita banyak pilihan, terutama terkait pekerjaan. 10 tahun yang lalu, mungkin kita tidak mengira bahwa kita bisa mempertanyakan apakah kita ingin bekerja dari rumah atau di kantor, karena pekerjaan pada waktu itu, awamnya dilakukan dengan cara pergi ke luar rumah!

Namun sekarang jaman sudah berbeda. Might be someday, selain mempertanyakan profesi apa yang menjadi cita-cita anak di kemudian hari, kita mungkin juga akan bertanya kepada anak kita apakah iaΒ  ingin bekerja dari rumah atau di kantor.

Saat ini bekerja di rumah sudah sangat memungkinkan dengan penghasilan yang tak kalah dengan pekerjaan kantoran. Salah satu yang populer adalah dengan menjadi freelancer.

Lalu bagaimana tips menjadi freelancer? Bila anda sangat ingin menjadi freelancer namun belum punya pandangan mengenai bagaimana dunia freelancer itu sesungguhnya, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu anda. Disimak ya!

1.Test The Water

Jika anda merasa sudah sangat jenuh berada di kantor dengan pekerjaan yang itu-itu saja dan yakin bahwa sudah waktunya anda menjadi Full Time Freelancer atau Independent Worker, perlu anda pahami hal-hal sebagai berikut :

  • Seorang freelancer tidak akan mendapatkan fasilitas-fasilitas yang disediakan kantor seperti kesehatan dan sebagainya; tapi penghasilannya Insya Allah cukup untuk membayar premi asuransi berkualitas atau BPJS kelas satu. Sudah siapkah anda kehilangan fasilitas?
  • Seorang freelancer dituntut untuk terus belajar hal baru di bidangnya dan memberikan yang terbaik; sudah siapkah anda untuk mengupgrade diri terus menerus?
  • Freelancer dinilai bukan dari kehadirannya di kantor; melainkan dari kualitas pekerjaan yang dihasilkan, tanpa drama dan politik kantor. Sudah siapkah anda untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaan anda sebagai freelancer nantinya?

Jika anda benar-benar positif ingin menjadi freelancer, sebaiknya selagi masih bekerja di kantor, anda lakukan ‘test the water’ terlebih dahulu dengan mendaftar di platform untuk freelancer, coba ambil pekerjaan yang ada, hanya untuk memastikan apakah sistem kerja mereka memang cocok dengan anda – sebelum anda keburu resign.

2.Punya Skill

Ketika anda ingin terjun sebagai freelancer, pastikan anda memiliki skill yang bisa anda jadikan modal utama sebagai freelancer. Baik itu menulis, menguasai wordpress, microsoft office, coding, pemrograman, blogging, pembuatan logo, editing gambar dan lainnya.

Lebih baik lagi jika skill anda sudah menginjak kemampuan pertengahan sehingga anda bisa langsung menyesuaikan diri dengan project yang ada.

Sedangkan bagi pemula, bukan berarti anda tidak bisa menjadi freelancer. Jika anda termasuk seseorang pekerja keras dan mau belajar, menjadi freelancer justru akan memberi anda ilmu-ilmu baru, meski tantangannya bisa lebih besar daripada freelancer dengan kemampuan yang sudah mumpuni.

3.Mendaftar di Situs Freelancer

Ada banyak situs freelancer saat ini, dan kita tidak perlu bingung. Bahkan kita bisa mendaftar ke semua platform freelancer untuk kesempatan lebih besar mendapatkan proyek.

Saya sendiri juga melakukan hal yang sama – mendaftar ke semua platform freelancer. Alhamdulillah saya kemudian mendapatkan project pertama saya di Projects.co.id. Demikian dengan project kedua, ketiga dan seterusnya.

Bekerja melalui projects.co.id sangat menyenangkan bagi saya karena mereka memiliki platform yang mudah digunakan, sistem yang baik, dan kita dapat mengatur pembayaran sesuai keinginan kita.

Untuk pembayaran tersedia pilihan mingguan dan bulanan. Jika merasa bulanan terlalu lama, pilih saja mingguan. Nantinya semua pembayaran hasil kerja kita otomatis masuk ke rekening di setiap awal minggu.

4.Tata Cara Komunikasi yang Baik

Yang perlu diperhatikan ketika menjadi freelancer pemula adalah tata cara berkomunikasi yang baik.

Sebagai worker (sebutan freelancer di projects.co.id) kita harus menjawab setiap pertanyaan dari Owner (sebutan klien di projects.co.id) dengan cara yang sopan, rendah hati dan jangan arogan.

Terlebih jika owner kita berasal dari luar negeri, pastikan kita menjaga nama baik freelancer Indonesia dengan menjaga tata cara komunikasi.

Karena setelah memasuki dunia freelancer, kita akan menyadari bahwa kita sudah bekerja secara global. Artinya, kita bisa mendapatkan klien dari negara mana saja – dan bukan hanya dari Indonesia.

Keuntungan dari menjaga komunikasi adalah, Bila kita bisa mengerjakan tugas dengan baik, sangat mungkin di kemudian hari mereka tidak melempar pekerjaan untuk di bid (ditawarkan ke banyak freelancer), melainkan mereka bisa langsung menghubungi kita untuk memberikan penawaran khusus, dan ini sudah banyak terjadi.

5.Sediakan ‘Kantor’ di Rumah

Salah satu kelebihan menjadi freelancer yang menjadi idaman banyak orang adalah anda bisa bekerja dari mana saja. Di ruang makan, dapur, kamar tidur, kasur; atau nongkrong di cafe sambil ngopi-ngopi cantik, sangat bisa.

Segera setelah saya menjadi freelancer saya benar-benar merasakan leganya bisa memanage waktu saya sendiri πŸ™‚

Meski demikian, saya sarankan untuk anda tetap memiliki ‘kantor’ tersendiri di rumah agar pekerjaan lebih terfokus, dengan papan tempel untuk mengingatkan mengenai dateline dan hal lainnya terkait pekerjaan – layaknya di kantor. Jika ruangan di rumah anda terbatas, cukup dengan memiliki sebuah meja belajar yang ditempatkan di ruang keluarga atau kamar tidur juga tidak apa-apa.

Yang perlu diingat adalah meski bekerja dari rumah dan mengerjakan pekerjaan sambil menggunakan piyama, namun kita tetap harus bersikap profesional, melalui dateline yang akurat dan hasil pekerjaan yang memuaskan.

6.Pengaturan Keuangan yang Mumpuni


AlexanderStein

Memiliki gaji yang masuk rekening setiap minggu itu memang enak readers. Kita jadi tidak pernah merasa bokek karena rekening tabungan selalu terisi. Namun meski demikian, jangan sampai pengeluaran kebablasan karena kita selalu merasa punya uang. Tetap sisihkan sebagian uang ke rekening yang berbeda. Sehingga keuangan kita tetap terjaga dan tidak habis begitu saja. Prinsip dasar juga tetap berlaku, jangan sampai besar pasak daripada tiang.

7.Tidak Instan

Saya sudah berusaha mem-bid pekerjaan tapi kenapa tidak ada yang nyangkut ya?Apa yang salah?

Tahukah anda bahwa semuanya bisa berawal dari halaman profil anda? Coba anda cek kembali,

  • apakah foto anda alay atau un-appropriate?
  • apakah perkenalan diri anda seadanya – dan terkesan malas?
  • apakah anda tidak menyertakan portofolio?

Jika iya, benahi dulu halaman profil karena dari sanalah owner akan melihat siapa anda, apa kemampuan anda dan bisa memperkirakan apakah anda bisa mengerjakan tugas dengan baik atau tidak. Jika anda memajang foto alay – misalnya – wajar saja bila owner ragu akan kemampuan anda.

Jika halaman profil anda sudah oke, anda harus bersabar. Teruslah mem-bid pekerjaan yang sesuai dengan skill anda, dan ketika seorang owner merespon bid anda, pastikan anda bisa meyakinkan mereka bahwa anda bisa mengerjakan tugas dengan baik.

8.Disiplin


Source : Unsplash

Terkadang fleksibilitas waktu bisa menjadi pedang bermata dua bagi freelancer. Di satu sisi menguntungkan, di sisi lainnya bisa menjadi sangat tricky.

Pastikan anda bisa mengatur waktu dengan baik. Buatlah perencanaan apa yang harus dilakukan setiap harinya. Jangan menunda. Disiplinkan diri anda untuk mematuhi jadwal yang anda buat agar pekerjaan anda tidak berantakan.

9.Terus Belajar

Dunia freelancer sangat dinamis. Anda dituntut untuk terus menerus belajar dan memahami hal-hal baru di bidang anda. Bahkan bukan tidak mungkin malah klien yang akan memberi anda ilmu-ilmu yang mereka miliki. Sehingga jika anda seseorang yang senang belajar, menjadi freelancer pastinya menyenangkan, ya.

10.Reputasi!

Bagi freelancer reputasi adalah hal yang sangat penting. Karena dengan reputasi yang baik, kemungkinan untuk mendapatkan klien di masa depan, bisa lebih besar. Pengalaman saya, beberapa owner malah tidak membid pekerjaan ke banyak freelancer melainkan hanya menawarkan langsung pada worker dengan rating tinggi dan memiliki banyak komentar yang positif.

Beberapa platform freelancer memberikan hak kepada owner untuk menilai hasil kerja seorang freelancer setiap sebuah tugas selesai dilaksanakan.

Sehingga sebagai freelancer, pastikan selalu menjaga Reputasi anda tetap baik dengan menjaga kualitas pekerjaan serta komitmen terhadap dateline.

Semakin baik reputasi anda, maka kemungkinan untuk owner lain tertarik kepada anda pun akan semakin besar.


Nah itulah ke sepuluh tips untuk menjadi full time freelancer. Bagaimana? tetap berminat menjadi freelancer atau ingin pikir-pikir lagi? apapun keputusannya semoga tulisan di atas dapat memberi anda pandangan dan bermanfaat bagi anda ya. Tetap semangat!

Save

Save

Advertisements