Advertisements

Buku Jungkir Balik Dunia Bankir : Bacaan Segar Pengalaman Teller Bank di Kota Besar

Buku ini hadir bulan Januari lalu, bertepatan dengan dua bulan masa kehamilan saya.

Maka, sembari menahan derasnya efek hormon Estrogen yang mengalir di tubuh (yang akrab dikenal  sebagai masa mual-muntah ceria), saya mulai membuka lembar demi lembar Buku Jungkir Balik Dunia Bankir : Curhat Gokil Mantan Teller Bank.

Membuka lembar pertamanya saja sudah sukses melemparkan ingatan saya kembali ke masa-masa dimana saya sendiri berprofesi sebagai seorang Teller di sebuah Bank BUMN yang katanya sih punya rakyat.

Pengalaman Kerja di Bank
Buku Jungkir Balik Dunia Bankir

Yang menyenangkan adalah karena, buku ini ditulis oleh teman saya sendiri yang juga seorang Blogger : Haryadi Yansyah atau yang dikenal dengan panggilan Omnduut.

Terbiasa membaca tulisan-tulisan Omnduut membuat saya yakin bahwa buku ini bisa menghibur saya; layaknya tulisan-tulisan lain darinya yang telah familar di benak saya. Buku ini juga resmi menjadi buku pertama yang saya baca di tahun 2018, berikut adalah overviewnya 🙂

Curcol Sejenak

Jadi dulu ketika saya masih SMU dan awam dengan dunia perbankan, melihat Teller di depan tunebank (meja di depan teller bank yang terbuat dari marmer), sukses memberikan saya beberapa kesan tersendiri.

Yang pertama mbak masnya itu cantik-cantik dan ganteng-ganteng.

Coba deh bayangkeun. Saya panas-panas dari luar, seketika masuk bank langsung seger dan adem melihat pegawainya yang kece-kece dan wangi.

Meski tidak menampik bahwa rasa ademnya ini mungkin karena efek AC di banking hall aja sih, hehe.

Kedua, mbak masnya itu tinggi-tinggi sekali (dibandingkeun dengan saya), sampek penasaran dulu mereka kecil makannya apa, kira-kira kalau kebanyakan makan pempek seperti saya ini bisa ndak tinggi semampai seperti mereka.

Ketiga, cara mereka menghitung uang itu kok kayaknya enak sekali. Sret-sret-sret, selesai. Atau kalau uang gepok banyak langsung dimasukkan ke mesin hitung uang. Beres. Praktis sekali bukan?

Kesimpulan saya ketika itu adalah : menjadi pegawai Bank itu keren (dengan gaji yang saya yakin juga keren) sehingga saya bertekad – dengan gaya kera sakti dan telunjuk menunjuk ke atas – bahwa ketika tamat sekolah saya juga mau jadi Pegawai Bank, Jendral!!!

Beberapa tahun kemudian semestakung dan saya benar-benar menjadi Pegawai Bank.

Saya ditempatkan di sebuah kantor unit Bank yang Katanya Punya Rakyat – di sebuah Kabupaten di Provinsi Jambi.

Sebagai Bankir Junior, skill dasar yang harus dipahami adalah menjadi seorang Teller.

Teringat kali pertama saya bertugas menjadi Teller.

Saya menghitung uang sejumlah seratus juta, setoran dari sebuah spbu di desa.

Melihat petugas SPBU mengeluarkan uang dari kantong kresek hitam, keringat saya menetes.

Memegang uangnya, membuat saya gemetar.

Menghitungnya membuat kaki saya lemas, tangan lunglai, otak menghitung tak karuan.

Saya salah berkali-kali.

Saya mengulang menghitung berkali-kali.

Rasanya pernah belajar matematika hingga kalkulus IV menjadi tak berarti; jika menghitung uang gepokan saja rasanya kayak mau ditelan bumi.

Sehingga, menjadi seorang Teller, memang sangat amat terasa berat di awal, Dilan. Aku aja yang udah pendidikan ngerasa berat, apalagi kamu, ya?

Tapi teman-teman bisa melihat penampilan kami para teller cungpret yang sudah menjalani profesi ini selama setahun.

Gaya perlente, senyum sedikit angkuh. Bukannya sombong, hanya sudah merasa lebih percaya dengan kemampuan diri.

Dimana menghitung uang puluhan juta sih termasuk ringan,

ratusan juta bahkan milyaran pun dihadapi

tapi sialnya semuanya itu adalah,

duit orang.

hehe

Overview Buku Jungkir Balik Dunia Bankir

Kesan serupa juga kental teman-teman dapatkan di buku Jungkir Balik Dunia Bankir.

Di buku yang memiliki 220 halaman ini, kita bisa mengetahui lebih banyak bagaimana rasanya menjadi seorang Teller Bank. Dengan dimensi buku 14 x 20 cm, buku ini cukup ringan untuk teman-teman bawa kemana-mana. Ya kali aja ada yang mau baca di cafe atau sebagai teman bacaan kala di angkutan umum.

Terbagi menjadi 37 Bab, pengalaman Omnduut selama menjadi Teller sukses membuat saya tersenyum dan ngakak di beberapa bagiannya.

Pengalaman Kerja di Bank
Yayan panggil aku Kakak, aku panggil Yayan Om. Jelas kan lebih tua siapa? hihi 😀

Bagi saya, yang notabene adalah mantan teller juga, ada beberapa hal yang menarik dalam pengalaman omnduut di buku ini.

Perbedaan paling mendasar tentu saja karena lokasi kerja kami yang sangat berbeda.

Sementara saya teller di sebuah Bank Kabupaten atau Desa, Omnduut adalah mantan Teller di sebuah Bank di tengah kota metropolitan.

Tapi yang tidak saya duga bahwa, nasabah di kota dan di desa setali tiga uang ajaibnya!

Maka saya salut karena Omnduut dengan baik sekali mengingat nasabah-nasabah ajaib tersebut mulai dari anak sekolahan hingga pedagang, mulai dari yang sok bossy hingga yang sangat baik hati.

Belum lagi pengalaman-pengalaman lainnya seperti suasana mistis di kantor, bolak-balik mengurus kesalahan sistem, hingga menghadapi nasabah yang tingkahnya cenderung tidak berpriketelleran bisa kita baca disini.

Dari sini kita bisa menilai bahwa ada seni tersendiri yang harus dimiliki oleh seorang Teller. Maka tidak berlebihan jika Omnduut membuat Judul Jungkir Balik Dunia Bankir, karena memang seperti itulah kenyataannya.

Seorang Teller tidak hanya harus bekerja secara SOP, namun juga harus bekerja dari hati untuk menghadapi nasabah yang berlainan sifat dan tindak-tanduknya.

Kebayang ga tuh. Kalau sehari menghadapi 50 nasabah, maka ada 50 sifat juga yang harus dihadapi oleh seorang Teller!

Bahwa meskipun ketika di depan Tunebank terlihat keren dan perlente, namun sebenarnya tetap banyak sekali masalah yang harus dihadapi oleh seorang Teller dalam kesehariannya.

Belum lagi kalau di akhir hari uang yang dipegang secara fisik berbeda jumlahnya dengan uang yang ada pada sistem, huaa rasanya pingin nangis guling-guling di banking hall layaknya anak balita.

Dan inilah yang menjadikan buku ini menarik. Di setiap babnya, Omnduut menceritakan dengan baik pengalamannya sebagai seorang Teller yang humanis.

Hasilnya? buku ini tandas saya baca sehari saja. Meski sedang melalui masa mual dan muntah di masa kehamilan awal, buku ini sukses menjadi penghibur dengan beragam cerita yang segar seperti es Mojito kesukaan saya, haha!

Pengalaman Kerja di Bank
Fresh Mojito, gambar dari Pixabay

Harapan saya? tentu terus sukses ke depannya sebagai penulis untuk Omnduut Haryadi Yansyah. Dan cencu saja saya menantikan buku-buku karya Omnduut selanjutnya 🙂

Oh ya, bagi teman-teman yang ingin berkenalan lebih jauh dengan Omnduut bisa visit blognya di sini

Judul Buku : Jungkir Balik Dunia Bankir Curhat Gokil Mantan Teller Bank

Penulis : Haryadi Yansyah

Jumlah Halaman 220 halaman, 14 x 20 cm, 37 Cerita

Diterbitkan Oleh : Penerbit laksana, www.blogdivapress.com

Tahun Terbit : 2018

Harga : Rp.55.000

Advertisements

Review Buku : Creator.Inc, Bukunya Para Kreator Indonesia

Bila teman-teman seorang kreator dan melihat tampilan depan buku ini, bisa jadi teman-teman langsung tertarik untuk mengadopsinya.

Well, at least that what I had in mind ketika melihat buku ini di instagram seorang teman, saya pun tergerak untuk mencarinya di Gramedia World Palembang.

Seperti yang diharapkan, saya bisa menemukannya meskipun butuh waktu karena ia ditempatkan di rak paling bawah (seriously? Buku sebagus ini?) bersama buku panduan bisnis lainnya. Tak butuh waktu lama bagi saya untuk melahap buku ini hingga halaman terakhirnya. Dan berikut adalah review mengenainya. Disimak ya!

The Book Creator.Inc

Bagi seorang avid reader, buku ini memiliki ketebalan yang biasa, tidak terlalu tebal namun juga tidak terlalu tipis. Ia memiliki total 284 halaman dengan ukuran 20,5 cm, diterbitkan oleh PT Bentang Pustaka. Buku ini tidak terasa terlalu berat, namun juga tidak seringan buku impor. Setidaknya, ia masih lega untuk dibawa kemana-mana.

The Writer Creator.Inc

Nama penulisnya adalah Arif Rahman. Terdengar asing? Saya pun merasa begitu 🙂 Ia menulis buku ini bersama tim Majalah Bisnis dan Investasi Money&I.

But don’t worry karena beberapa halaman awal buku ini menjelaskan dengan cukup detil siapa sesungguhnya penulis dan mengapa ia capable untuk menulis buku ini.

Dikutip dari Creator Inc, Arif Rahman adalah kapten tim redaksi Majalah Bisnis dan Investasi Money&I. Selain itu ia merupakan rekan pendiri Accounting & Banking School AKUBANK, dimana kampus ini mengajarkan mahasiswanya akan 3 hal penting yaitu life skills, financial literacy & professional skills.

Arif memiliki ketertarikan yang tinggi dengan mereka yang menginspirasi, mereka yang suka berbagi. Ia juga terobsesi dengan orang-orang keren yang sukses dengan berbagai keterbatasan.

Di buku ini, teman-teman juga akan mendapatkan cerita mengenai Arif Rahman sebagai kreator. Mengenai kesukaannya akan menulis, mengenai bagaimana ia memulai perjuangannya, mengenai bisnis percetakannya yang pernah gagal total, hingga ia sukses memiliki bisnis majalah dan menjadi rekan pendiri sekolah AKUBANK seperti saat ini.

Tak heran jika saya merasa buku ini begitu ‘padat’ akan ilmu dan petuah yang menurut saya bisa diaplikasikan, tak hanya teori semata. Karena ia sejatinya ditulis oleh seorang praktisi – seorang yang benar-benar mengetahui rasanya terjun ke lapangan, menghabiskan bertahun-tahun waktunya untuk bootstrapping dari nol, mengalami jatuh berkali-kali namun bisa bangkit lagi.

Teringat sebuah kutipan bahwa orang yang kuat bukanlah orang yang bisa mengangkat baja, melainkan orang yang bisa bangkit lagi setelah mereka mengalami kegagalan. Anda setuju?

What Creator.Inc Talk About

Saya sudah banyak membaca buku entrepreneurship, namun Creator.Inc menyasar profesi yang lebih spesifik, yaitu para kreator.

 

Siapakah para kreator? Mereka adalah orang-orang yang mencipta karya. Membuat suatu produk dari tiada menjadi ada. Orang-orang yang memiliki kemampuan dominan pada otak kanan karena mereka cenderung berfikir dengan kreatif.

Di sampul depan buku, Mas Arif menuliskan berbagai profesi dari kreator. Mereka adalah Animator, Writer, Designer, Photographer, Content Creator, Developer, Planner, Marketer, organizer, Advisor, dan Independent Worker lainnya. Menurut saya, asalkan seorang memiliki skill dan kemampuan untuk mencipta karya, maka sejatinya ia adalah seorang kreator.

Nah, apakah teman-teman salah satunya?

Pertama yang harus kita semua sadari, kita tidak lagi hidup di era industri, ketika dokter dan pilot adalah cita-cita primadona. Sekarang, generasi pembaru adalah orang-orang yang bergerak lincah dan bermanuver cepat, memahami aturan main dan akrab dengan teknologi. Mereka disebut dengan Net Generations, selalu terkoneksi dengan internet. Mereka mampu melakukan banyak hal secara bersamaan. Gal, Ringkih, tetapi cerdas! – Creator Inc halaman 2

Buku ini kemudian membagi pembahasannya menjadi tiga sub bagian besar, yaitu :

1.Merintis Jalan dan Tapaki

Screenshot_2018-12-22-11-01-31-921_com.instagram.android

Pada bagian satu Creator.inc, mas Arif ingin menjelaskan bagaimana suka dan duka menjadi seorang kreator, dan memberikan pandangan kepada Creator Rookie atau Kreator yang masih baru, bahwa mereka memiliki potensi untuk terus tumbuh dan berkembang.

Sebagai independent worker, para kreator bukanlah karyawan, namun juga belum bisa disebut sebagai pengusaha. Kreator masih mencari klien untuk dirinya sendiri, mengerjakan semuanya sendiri, mendapatkan penghasilan untuk dirinya sendiri, namun bukan berarti Kreator tidak bisa berbisnis. Jika anda seorang Rookie, maka anda bisa melakukan baby step terlebih dahulu, menapaki jalan yang anda sukai, kuasai satu atau dua hal saja, lalu jadilah yang terbaik dari hal yang anda kuasai.

Satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari bisnis adalah fokus kita pada produk dan segmentasi pasar. Kebanyakan anak muda suka dengan layanan Palugada ‘apa yang lu mau gue ada’ semua lapisan pasar dilayaninya. Hal-hal seperti inilah yang menjadikan produk kita sulit dikenal, personal brand lemah dan menjadikan produk yang kita tawarkan medioker’ – Creator.Inc halaman 82

Yang menjadi salah satu permasalahan pelik bagi kreator adalah menentukan harga sebuah hasil karya. Seperti yang kita tahu bahwa terkadang tidak ada acuan baku mengenai harga dari sebuah karya seorang kreator.

Ketika saya menulis untuk klien, saya selalu mengemukakan harga yang layak untuk sebuah tulisan. Karena meskipun saya menikmati setiap proses menulis, menurut saya menulis tidaklah semudah kelihatannya. Sebagai penulis, saya harus memiliki sense of knowledge untuk bidang yang saya tulis, sehingga saya bisa meramu kata-kata dan kalimat yang tepat menjadi sebuah paragraf. Serta kemampuan melakukan research data untuk topik yang saya tulis. Agar tulisan yang saya hasilkan nantinya adalah tulisan yang berbobot, memiliki informasi yang akurat dan sesuai dengan fakta.

Namun di sisi yang lain, ada penulis yang mau memberikan harga jauh-jauh di bawah harga yang saya anggap wajar. Kalau sudah begini, biasanya saya akan mengalah karena kita juga perlu menghargai diri kita sendiri, hasil pemikiran kita, listrik yang digunakan laptop, dan data internet yang dikonsumsi ketika kita bekerja.

Lalu apakah anda memiliki kebingungan yang sama?

Pada akhir bagian satu Creator.Inc, Mas Arif juga menulis mengenai hal ini dan memaparkan mengenai bagaimana caranya kita menentukan harga yang layak untuk hasil karya kita.

2.Tunjukkan Karyamu

IMG_20181222_110315.jpg

Cara mendapat perhatian adalah dengan membuat dengung (buzz) karena yang mendengung itu menarik perhatian. Salah satu caranya dengan menggelar event atau perhelatan’ – Creator.Inc halaman 192

Bagian kedua ini diperuntukkan untuk Creator yang sudah ‘lepas landas’. Mereka sudah memiliki kemampuan cukup mumpuni, sudah memiliki pengalaman mengerjakan berbagai project, dan siap untuk mengembangkan karya mereka dan menciptakan sebuah brand.

Misalnya,

Sebagai Blogger. Ketika teman-teman sudah menciptakan sebuah blog dan mempublishnya di world wide web, sebenarnya teman-teman sudah menunjukkan karya pada dunia. Semua orang bisa membaca tulisan teman-teman, buah hasil pemikiran teman-teman sendiri. Sekarang tinggal bagaimana caranya teman-teman memanfaatkan berbagai celah yang ada untuk menjadikan blog sebagai salah satu entitas bisnis.

Ada banyak cara untuk mendatangkan pemasukan bagi seorang blogger. teman-teman bisa menerima pesanan tulisan dari brand untuk mempromosikan produk mereka di blog anda. Teman-teman juga bisa memasang iklan banner dari perusahaan untuk dipasang di blog. Teman-teman juga bisa memonetize blog dengan Google Adsense ataupun WordAds. Yang tak kalah menarik adalah Affiliate Marketing yang juga bisa mendatangkan penghasilan untuk blog teman-teman.

Jadi bagaimana, dengan memiliki blog yang di monetize sebenarnya teman-teman sudah berbisnis bukan?

Pada bagian dua ini turut dipaparkan mengenai pemasaran yang efektif, cara memamerkan ide yang efektif, hingga cara untuk memanfaatkan celah bisnis melalui berbagai situs crowdsourching seperti freelancer, projects.co.id, Elance, Upwork dan lainnya.

3.Dari Kreator Menjadi Perusahaan

IMG_20181222_110432.jpg

Selanjutnya jika teman-teman sudah merasa matang dengan brand teman-teman dan ingin ‘naik kelas’ ke tingkat selanjutnya, siap-siap untuk mengeluarkan kembali 100% energi untuk merintis brand teman-teman menjadi suatu entitas bisnis yang lebih besar bernama – Perusahaan.

Disinilah teman-teman mulai dituntut untuk membuat suatu sistem, mempertimbangkan untuk tidak lagi bekerja sendirian melainkan dengan bemitra dengan beberapa orang yang bisa menutupi kekurangan teman-teman.

Dari sekian banyak daftar nama orang-orang yang berhasil dalam bisnis, saya mendapati bahwa kebanyakan dari mereka tidak memulai usahanya sendirian. Mulai dari Warren Buffet, Bill Gates, Steve Jobs sampai dengan pengusaha lokal seperti Chairul Tanjung atau Dahlan Iskan sekalipun, semuanya memulai usaha dengan cara bermitra. Sandiaga Uno termasuk salah seorangnya. – Creator Inc.Hal 254

Bab 3 secara global membahas mengenai apa yang harus teman-teman lakukan ketika sudah melebarkan sayap usaha menjadi perusahaan. Bagian ini membahas mulai dari modal awal, perizinan, tenaga kerja, pemasaran. Teman-teman akan mulai membangun aset, memikirkan keuangan, cashflow, untung dan rugi. Teman-teman akan mulai berfikir visioner, bagaimana caranya agar bisnis terus berputar dan beroperasi dengan maksimal. Dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan agar usaha teman-teman tetap sustain dan berkembang.


Verdict

Sebagai buku entrepreneurship yang diperuntukkan untuk para kreator, buku ini adalah buku yang bermutu, bermanfaat, padat dengan langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan. Dengan penyajian yang ringan, selipan gambar dan foto-foto menarik disertai cerita inspiratif dari para kreator terkenal : mulai dari Merry Riana hingga Unggul Ekaputra; mulai dari Brodo hingga Bukalapak, membaca Creator.Inc dari awal hingga akhir tak terasa membosankan.

Pun karena ditulis oleh seorang kreator, teman-teman akan merasakan bahwa sang penulis benar-benar memahami pahit getir manis menjadi seorang kreator – yang sedikit banyak akan membuat teman-teman berkaca pada diri anda sendiri.

Dengan terus mengasah kemampuan sebagai seorang kreator, menjaga semangat belajar agar tetap tinggi, dan memiliki keinginan untuk terus maju dan visioner, siapa tahu, selanjutnya kitalah yang menjadi Kreator sukses Indonesia di masa depan.

So, can we have amen for this? 😊


Informasi

  • Nama Buku : Creator.Inc, buku Untuk Para Animator, Writer, Designer, Photographer, Content Creator, Developer, Planner, Marketer, Organizer, Advisor, dan Independent Worker lainnya.
  • Penulis : Arif Rahman dan Tim Redaksi Money&I
  • Penerbit : PT Bentang Pustaka Utama
  • Dimensi : 20,5 cm; 284 halaman
  • Cetakan Pertama : Februari 2017
  • Harga : Rp.70.000 (Toko Buku Gramedia)

 

Catatan Buku-Buku yang TER 2

Catatan Buku-Buku yang TER. Selamat Pagiiii atausiang atau sore atau malam tergantung kapan bacanya

Hari ini kita lanjut lagi ngobrolin catatan 15 buku-buku yang TER. Tulisan ini dibuat dalam rangka Hari Buku Nasional yang jatuh tanggal 17 Mei kemarin lusa.

Nah, kemarin sudah dituliskan catatan buku-buku yang TER dari nomor 1 sampai 7. Kalau belum baca monggo silahken dibaca dulu…But now, we gonna continue with buku-buku yang TER dari nomor 8 hingga 15. so, fasten your seatbelt folks!

8. Buku yang Ter-Komik : Detective Conan

detective_conan_png_by_jinsuke04-d5gzd28

Memang ada banyak buku-buku di lautan komik, dari yang unyu-unyu macam candy-candy sampe yang ga jelas macam sensor. Nah satu buku komik yang saya baca dari jaman SMA sampe jaman udah kerja adalah Detective Conan. Apalagi setelah kerja dan punya duit sendiri, KALAU PERLU TIAP SERINYA SAYA BELI GA PAKE MIKIR! yg ada beli pake duit ya bukan pake mikir ceilah 😀

Buku komik ini juga penulisnya nulisnya kayag ratjoen ya. Soale cerita dibuat lagi seru-serunya pas mepet akhir buku DAN LALU BERSAMBUNG KE SERI BERIKUTNYA. Damn.

9. Buku yang Ter-Unik : The Curious Incident of The Dog In The Night Time

41AVVhtHugL._SY344_BO1,204,203,200_

Saya beruntung bisa mendapatkan buku ini di sebuah penyewaan buku kecil di Manggar, Belitung Timur. Secara Manggar kabupaten kecil, waktu saya disana, sekira tahun 2008, suasana manggar masih sepi dan jalanannya lengang.

Waktu itu hari sabtu, saya ceritanya sedang bosen sendirian di rumah kontrakan, lalu berinisiatif untuk pergi ke tempat penyewaan buku tersebut. Sekian lama mencari buku apa yang mau dipinjem, ketemulah saya dengan buku ber-sampul merah menyala dan judulnya panjang banget : The Curious Incident of The Dog In The Night Time karangan Mark Haddon.

Kenapa kemudian buku ini menjadi unik adalah karena penulisnya mengambil narator dari sudut pandang orang pertama, seorang anak 15 tahun bernama Christopher John Francis Boone. Chris adalah anak luar biasa dengan Asperger’s syndrome, yang merupakan salah satu bentuk dari Autism.

Cerita bermula dari kematian salah satu anjing tetangga Chris. Chris lalu mengadakan penyelidikan mencari penyebab mengapa anjing tersebut sampai mati mengenaskan. Alur plotnya unik dan cenderung melompat-lompat, mengikuti arah pemikiran Chris yang sesuai dengan kondisinya – tapi tetap asik untuk diikuti.

Wish list saya kalau bisa nemu lagi, saya kepingin punya untuk dibaca ulang  🙂

10. Buku yang Ter-Baper 1 : Laskar Pelangi

Baper banget karena ketika saya beli buku Laskar Pelangi ini tiba-tiba saya di mutasi juga ke tempat plot Laskar Pelangi terjadi, which is Pulau Belitung. (Setelah saya pikir-pikir lagi coba waktu itu saya baca bukunya Dan Brown yang Da Vinci Code bisa mutasi ke Perancis saya. muehehe)

Sampek ketika saya turun dari pesawat pertamakali mendarat di belitung tangan saya masih memegang buku Laskar Pelangi. Terus karena kerja jauh dari kampung halaman dan orang tua, tiap sabtu-minggu saya datangin aja tempat-tempat yang tertulis di bukunya, termasuk ke batu-batu besar di tanjung tinggi. Heaven! 😀

11. Buku yang Ter-Baper 2 : Harry Potter

Siapa yang ga baper sama Harry Potter? saking bapernya kebawa-bawa mimpi, hafal mantra-mantranya, dan sampek hari ini nama penjual es krim di diagon alley pun masih nempel di kepala! Aarrgh! 😀

12. Buku yang Ter-Seru : The Da Vinci Code, Angels and Demon dan Inferno-nya Dan Brown

Nuff said yo, bisa liat aja filmnya. Wong buku yang terakhir aja bikin saya deg-degan persis kayag nonton pilm action 😀

13. Buku yang Ter-Simple but Nice : The Penderwicks : A Summer Tale of Four Sisters, Two Rabbits, and a Very Interesting Boy

The_Penderwicks_-_A_Summer_Tale_of_Four_Sisters,_Two_Rabbits,_and_a_Very_Interesting_Boy

Kalau dari judulnya udah bisa ketebak kalau buku ini bercerita tentang 4 saudari (Skye, Jane, Rosalind, dan Batty) ayah mereka dan anjingnya, yang sedang liburan summer ke sebuah cottage di pedesaan.

Selama mereka disana, banyak hal menarik terjadi. Sebuah cerita yang mungkin biasa banget tapi diceritakan dengan cara luar biasa tsah believe me, reading this book makes your gloomy day turns happy!

14. Buku yang Ter-Akhir dibaca : Outliers

13129280_858417370968289_1275774805_n

Masih on progress (bacanya sambil megang gugle translate) jadi nanti mau nulis satu posting tersendiri tentang buku ini 🙂

15. Buku yang Ter-Ngantuk : Buku Matimatika #eaaa

index
Kenapa buku cerita ga bikin ngantuk kayag buku Matimatika ya? :p

Well, akhirnya selesai juga nulis tentang 15 buku yang TER-. versi saya.

Versi saya bisa jadi beda banget dengan versi kamu. Boleh ditambahin dong apa aja buku TER versi kamu, ditungguin di komentar ya 🙂

Catatan Buku-Buku yang TER 1

Selamat hari buku Nasional!! tebar confetti tiup terompet tebar buku-buku terus lari takut ketimpa buku 😀

Lha bukannya hari buku kemarin Nin?

Betuuuul! makanya semoga belum basi karena Hari Buku Nasional itu sebenernya kemarin, tanggal 17 Mei. Tapi kemarin saya lupa; malah posting tentang Sendratari Ramayana saking baper sama pertunjukkannya.

Nah, Hari ini, tadi pagi, baru keinget.

Kayagnya saya niat nulis sesuatu buat hari buku nasional deh. Hwaaa malah kelewat!

Tapi gapapa. Let’s start all over again self talk, pukpuk diri sendiri

Jadi, di hari buku nasional kali ini saya ingin menuliskan 15 buku yang menurut saya masuk dalam kategori TER-, dan ini bukan review jeng jeng jeng

1.Buku yang Ter-Awal : Bobo

Bobo_(magazine)

Iya tau, ini majalah. Tapi berhubung majalah bentuknya buku jadi termasuk juga kan ya nina anaknya suka maksa 😀

Siapa masa kecilnya ga suka baca Bobo?  simpen telunjuk. Jaman saya SD dulu kayagnya sekelas saya suka banget baca Bobo. Bobo adalah bacaan pertama saya yang rasanya kayag surga karena baru kenal ada buku yang ga membosankan  layaknya buku-buku pelajaran. (had a same thought juga kan? ngaku deh :))

Tapi saya termasuk yang jarang beli Bobo. Kenapa? karena kebiasaan di kelas saya kalau satu anak sudah beli bobo, pasti kemudian beredar terus dipinjem dari satu anak ke anak lainnya.

Tapi dasar anak SD pun, kalau dulu mau berapa lama dipinjem pun tetap balik lagi ke kita. Coba kalau sekarang sigh jadi  my early childhood (and other child childhood in Indonesia) memang lebih berwarna oleh kehadiran B-o-b-o = Bobo! ketjup

2. Buku yang Ter-Horor : Serial  Fear Street

Fear_Street_The_New_Girl

Sebenernya saya ga suka horor, dan ga suka ditakut-takutin. Tapi entahlah kenapa saya macam addicted sama serial Fear Street ini. FYI Fear Street adalah serial horor remaja yang kalau di film semacam Scream atau I Know What You Did Last Summer.

Selagi sekolah dulu kalau ke Gramedia yang diincer duluan pasti Serial ini. Saya sempat koleksi bukunya dan kemudian berhenti ketika saya kenal Agatha Christie.

3. Buku yang Ter-Mikir : Agatha Christie

images

Kalau sudah beli Agatha Christie siap-siap cari pojokan enak, dan berjam-jam membaca TANPA MAU DIGANGGU. Wajar lah secara kasus kriminal yang dihadapi Mr Poirot atau Ms.Marple itu biasanya sangat pelik dan membuat saya mikir habis-habisan menganalisa satu persatu psikologis calon tersangka ciee kalimatnya, siapa kira-kira pelakunya, apa motifnya, mengapa ia melakukannya.

Terus biasanya ketebak ga na?

Kadang ketebak, keseringan enggak bangga Itu Poirot menganalisanya keren abis, sampe kadang saya baca bukunya bolak balik dari belakang ke depan lagi. Cuma buku Agatha yang cukup bikin saya shock adalah The Crooked House, karena pelakunya adalah… ah, ya, sudahlah.

4. Buku yang Ter-Bangke : Kambing Jantan

kambing jantan

Ini satu-satunya buku yang minjem dulu baru beli.

Kenal kambing jantan gara-gara liat buku ijo jelek nyembul di rak buku sepupu saya, keliatan banget kalau si buku ga diurusin. Akhirnya saya pungutlah dan baca isinya. Sebenernya penasaran aja dengan warna sampul sejelek itu, apa iya buku ini worth it buat dibaca?

Dan saya bener-benar terjatuh dalam jebakan betmen.

Masuk ke Bab pertama. Ngakak.

Masuk ke Bab kedua, ancur. Penulisannya jauh dari EYD, tidak sesuai dengan KBBI, dan bener-bener semau gue. Bikin singkatan seenak jidat. Yang nulis kelihatan cerdas, tapi ajaib. Tiap halamannya bikin saya ngakak terus-terusan, duh.

Buku itu tetap saya kekep bawak kemana-mana dan baca sampe abis. Sepupu saya sampe prihatin melihatnya.

Beberapa hari kemudian, saya ke Gramedia dan beli buku yang sama untuk diri saya sendiri. Ga lupa saya liatin ke teman-teman dekat bahwa saya nemu buku paling bangke yang ditulis anak paling ngawur bernama Raditya Dika.

5. Buku yang Ter-Mehek-mehek : Chicken Soup for The Soul

index

Bak reality Show di tv, maka Chicken Soup adalah wujudnya dalam bentuk buku. Penuh dengan kumpulan kisah-kisah nyata yang menyentuh hati, saya paling ga bisa kalau baca Chicken Soup terus ga nangis. Pasti nangis. Menurut saya bukunya beneran bagus karena banyak hikmah dan nilai moral yang bisa diambil (dan ditangisin).

6. Buku yang Ter-Psycho Psikologi : The 7th Habits of Highly Effective Teens

9780684856094_1275293807

Saya ga tahu kalau 7th habits buku terkenal sampai saya nemu buku Sean Covey (yang notabene anak dari Stephen R Covey) berjudul sama – cuma diperuntukkan buat remaja.

Kalau ditanya bedanya apa, ya ga ada bedanya, hanya point-point penting dijelaskan dalam bahasa yang mudah dipahami  dan ga ribet cocok dengan saya yang waktu itu masih muda kuliah.

Kesini-kesininya, saya reccomended sangat buku ini buat adik dan saudara-saudara yang masih remaja; bahkan saya pernah ngasih buku ini sebagai kado ulang tahun sepupu saya. Menurut saya isinya cukup penting untuk dijadikan bahan renungan bagi anak muda macam saya 🙂

7. Buku yang Ter-Buffering : The Graveyard Book

81ibaj1whyl-_sl1500_

Secara Roaming ga musim lagi ya bok, sekarang musimnya buffering.

Terus kenapa masuk yang terbuffering karena The Graveyard Book adalah buku novel Bahasa Inggris pertama yang saya punya. Iya sih, saya punya nilai toefl yg cukup benerin poni tapi ketika sekolah berlalu, tes kerjaan berlalu, saya ngerasa Bahasa Inggris saya (terutama grammarnya) jadi berkarat dan ga karu-karuan.

Makanya akhir-akhir ini saya jadi sering baca buku Bahasa Inggris supaya kemampuan berbahasa engges  tetap terjaga. Hanya efek sampingnya ketika baca saya jadi lama mikirnya, lama ngolahnya – ini karena baca sambil buka gugle translate buat ngartiin beberapa kalimatnya.

Sok gaya sik lu Nin ;p

Nah kalau tentang graveyard booknya sendiri bercerita tentang anak kecil bernama Nobody Owens (Bod) yang sedari bayi tinggal di pemakaman dan diasuh oleh hantu-hantu disana, karena satu keluarganya dibunuh. Kalau ada yang kira ini buku horor, bukan samsek – ceritanya malah kocak dipicu oleh perbedaan antara Bod dan hantu-hantu yang merawatnya.


Weis yo, ambil nafas dulu, capek ih nulisnya. Yang Nomor 8 – 15 dilanjut next posting aja ya ke Pt2 ting 😉

Buku Gone Girl : Sebuah Diskusi

Awal tahun 2015 ini saya mulai dengan membaca buku Gone Girl (GG). Alasannya sederhana : saya adalah movie geek dengan tim penasihat dari Rotten Tomatoes. Ketika saya melihat sebuah film dengan rating tinggi di Rotten, maka saya akan sangat penasaran untuk menonton filmnya.

dan Gone Girl, memiliki skor yang tinggi di Rotten selama beberapa minggu. Bad News, GG tidak tayang di Indonesia. Kabarnya, gara gara ada satu scene naked Ben Affleck yang tidak boleh disensor oleh Badan Sensor Nasional. Lembaga sensor ngotot mau nyensor; yang bikin film ga mau disensor. Jadilah film tersebut batal tayang di Indonesia.

Tapi saya terlanjur penasaran, dan waktunya tepat bgt ketika suatu waktu saya bengong bengong di SHIA menunggu boarding, lalu tertarik ke Periplus, dan keluar membawa itu buku : Gone Girl by Gillian Flynn.

The Book.

First, let me tell you briefly about what story this book about.

Ceritanya tentang kehidupan pernikahan Nick dan Amy ketika menginjak tahun ke 5.

Di buku, secara mendetil dituliskan gambaran psikologis Any dan Nick dan apa yang mereka pikirkan mengenai kehidupan pernikahan mereka.

Dari yang saya baca, terkesan Each of them has trauma. Nick digambarkan sebagai seorang pria yang sangat dekat dengan ibunya; ia memiliki ayah yang sama sekali tidak dapat dijadikan panutan (karena sering berkata kasar dengan ibunya dan bertingkah laku yang kurang pantas terhadap wanita). Nick berusaha keras dan menjadi agak paranoid dengan kemungkinan ia akan menjadi seperti ayahnya. Pekerjaan Nick semula adalah penulis, namun belakangan ia kehilangan pekerjaan. kemudian menggantungkan diri pada usaha barnya yang bernama THE BAR yang dimodali oleh istrinya.

Amy seorang gadis New York serba sempurna. Ibu dan ayahnya menulis tentang dirinya dalam buku anak anak bertajuk Amazing Amy yang sangat terkenal. Karena image Amy di buku tersebut, Amy dituntut untuk selalu menjadi Amazing dimanapun ia berada dan ini seolah menenggelamkan pribadi yang sesungguhnya. I kaya, memiliki banyak uang, ia memodali The Bar, tapi tidak pernah bisa menjadi dirinya sendiri.

Di hari Anniversary pernikahan mereka yang ke 5. Nick menemukan Amy hilang dengan meninggalkan rumah yang berantakan seolah telah terjadi suatu perlawanan, penyiksaan (ada bekas darah yang dihapus dilantai dapur), dan berbagai petunjuk lainnya seolah olah Amy hilang karena disiksa lalu dibunuh.

Semua petunjuk mengarah dan memberatka pada Nick.

My Opinion

Buku ini bisa jadi berbeda bila dibaca oleh orang dengan status berbeda.

yang single kemungkinan besar akan bertanya-tanya apakah kehidupan pernikahan sangat demikian rumitnya dan menakutkan sehingga bisa jadi enggan untuk menikah.

yang sudah menikah dan pernikahannya bahagia, akan heran menonton film ini dan berfikir bahwa this is just another crap movie; film psikopat dengan pesan moral yang sangat dangkal; bahkan tidak mengerti sama sekali mengapa ia membaca buku ini for the first time.

yang sudah menikah dan pernikahannya tidak bahagia, akan memiliki pikiran untuk berbuat sama seperti Amy; berharap suami atau istrinya mati. Tapi setelah dipikir pikir lagi tampaknya ia tidak berani jika harus berbuat segila atau se-psikopat Amy, hingga lalu gagasan ini akan disimpan di hati saja.

What’s going on in Marriage?

saya tidak akan menguliahi. pengalaman saya baru berada di tahun ke 6 perkawinan. Saya hanya ingin berkata. Don’t take Gone Girl seriously.

Ketika kita sudah menjadi baik (dan biasanya akan diberi jodoh yang baik pula) maka kehidupan perkawinan tidak akan menjadi separah perkawinan Nick dan Amy. Meskipun tidak bisa menjadi mudah juga.

Nick is mild psychopath. he got that from his dad.

Amy is worst psychopath. she grew pretending she was the real amazing amy; that she’s not. She never found joy being herself. She doesn’t recognize who she really is. She’s crazy.

Satu yang pasti : kehidupan pernikahan MEMANG tidak mudah dan tidak akan pernah menjadi lebih mudah bagi siapa saja yang menjalaninya. Kecuali ia ikhlas dan selalu berserah diri kepada yang maha kuasa.

setiap orang pasti memiliki kekurangan. Pasangan kita bukan malaikat. Kita bukan malaikat. Kita tidak bisa mengharapkan pasangan kita untuk menjadi sempurna; demikian sebaliknya. Ketika kita merasa jengkel dan frustasi mengenai pasangan kita; maka sesungguhnya ia juga merasa sangat lelah beradaptasi dan juga frustasi dengan kita.

Ibarat tanaman, kita adalah dua bibit yang ditanam dan dibesarkan dalam pot yang berbeda. ketika dijadikan satu, kita berharap semuanya akan sama : tanah, air,udara, cahaya. Tapi kita harus kecewa karena semuanya (ternyata) terasa berbeda. Dan kita harus beradaptasi dengan segala perbedaan tersebut.

But we love each other? nonsense.

beberapa tahun menikah, baru akan teruji manusia seperti apakah kita.

Apakah kita manusia yang baik, menjadi terus setia dan menjauhi hal hal buruk simply just because we know that it’s not a good thing to do?

Apakah kita manusia yang asshole, selalu bisa berpaling ke lain hati ketika menemukan pria/wanita lain yang dirasa lebih menarik tanpa menghiraukan pasangan kita?

Menurut saya, jalan pernikahan boleh jadi berat; namun seberat apapun perjalanan hendaklah kita terus berpihak melakukan hal hal yang benar,karena antara benar dan salah tidak akan pernah bisa tertukar.

Dan dengan terus melakukan hal yang benar semoga tidak akan pernah timbul pertanyaan:
What are you thinking?
How are you feeling?
Who are you?
What have we done to each other?
What will we do?

Baca juga : Catatan Buku-Buku yang Ter (Pt.1)

Hotel Keluarga di Batu Malang : Senyum World Hotel Jatim Park 3

Review Senyum World Hotel Keluarga di Batu Malang. Saat ini kota Batu diperhitungkan sebagai salah satu tempat wisata keluarga yang potensial di Indonesia. Apalagi kalau bukan karena kawasan wisata Jatim Parknya yang fenomenal. Berjarak hanya 16.9 km dari kota Malang dan 102.7 km dari kota Surabaya, kota Batu melengkapi wisata yang ditawarkan oleh kedua kota besar ini.

Kami juga berfikir demikian. Kalau melihat dari internet, sepertinya kawasan Jatim Park ini asyik sekali dikunjungi sebagai wisata keluarga. Maklumlah sebagai orang Sumatera, sesekali kami mencari destinasi wisata yang ramah keluarga. Jadilah rencana tahun ini yang semula ingin ke Bali, berubah haluan ke Batu Malang karena alasan klasik : harga tiket ke Surabaya lebih ramah di kantong daripada ke Bali! :p

Meskipun sempat deg-degan juga karena Bromo mulai erupsi, namun Alhamdulilah ternyata di Batu kondisi masih kondusif dan masih aman-aman saja. Bahkan Batu seolah tak terpengaruh oleh erupsi di Bromo.

Nah, seperti biasa, sebelum liburan saya kebagian tugas untuk hunting hotel yang akan kami tempati. Sempat bingung mau pilih hotel di Batu atau di Malang. Karena kegiatan kami berpusat di Batu, saya memilih hotel di Batu daripada di Malang.

Pertimbangannya supaya kalau anak-anak kecapean, kami bisa mencapai hotel dengan lebih cepat. Ya meskipun jarak Batu – Malang juga ga jauh-jauh amat, namun membutuhkan waktu sekira setengah jam untuk sampai. Jadilah hotel di Batu menurut saya sangat signifikan untuk difikirkan. Dan pilihan ini ternyata sangat tepat.

Ada banyak hotel keluarga di Batu, namun saya tertarik dengan satu hotel yang terbilang baru. Mulai beroperasi pada bulan Desember 2018, kami memilih Senyum World Hotel sebuah hotel bintang 4 di Batu.

Berikut adalah reviewnya.

Lokasi

Mengambil penerbangan Palembang – Surabaya, dari Surabaya kami langsung naik mobil sewaan ke Batu. Namapun baru sekali ini menginap di Batu, kami masih meraba-raba soal penginapan.

Sampai di Batu sudah jam setengah 12 malam, driver bertanya kepada saya lokasi hotel di mana? karena baru sekali ini menginap di Batu dan tahu lokasi hotel dari web saja, saya bilang saja sama drivernya sepertinya lokasi hotel berada di Jatim Park 3.

Anehnya Pak Drivernya sendiri juga bingung. Memangnya ada hotel di Jatim Park 3? lha, kok nanya saya yang masih buta tentang Batu. Akhirnya Pak Driver langsung ke Jatim Park 3 aja, terus rencananya mau nanya-nanya dari situ. Hahaha.

Ternyata saya tidak salah. Setelah sampai di Jatim Park 3, Hotelnya langsung terlihat. Hotel ini tidak hanya satu kompleks dengan Jatim Park 3, namun benar-benar terhubung dengan lokasi wahana serta Mall Dino Jatim Park 3!

Saya merasa lega. Ternyata hotel yang dipilih tepat berada di lokasi sasaran tempat wisata utama. Cihuy deh.

Suasana

Pemandangan malam hari hotel Senyum World cukup mengesankan. Kata suami saya sih, ga nyangka kalau Batu ternyata punya juga hotel yang keren penampakannya di malam hari.

Ketika check in, petugas juga sigap meski agak heran kenapa saya dan keluarga baru check in sedemikian malam. Saya jelaskan bahwa kami dari Palembang pesawat jam 7 malam, wajarlah kalau nyampe Batu udah nearly midnight.

Oh ya, hotel senyum world ini terdiri dari hotel dan apartemen. Bangunan tinggi di bagian depan yang terdiri dari 10 lantai adalah Hotel. Sedangkan di bagian belakang ada bangunan apartemen dengan jumlah lantai yang sama.

Kamar

Saya memesan hotel dua minggu sebelum keberangkatan, dan ketika memesan saya bertanya lebih dulu ke pihak hotel via telpon kalau kamar dengan bed king itu tipe kamar apa.

Pihak hotel menyarankan kami mengambil kamar Mexico karena punya bed ukuran king. Kamar kami terletak di lantai 8, dengan interior yang terkesan Mexico banget.

Oh ya, Senyum world ini memang mengadopsi tema dari negara-negara di dunia. Jadi di lantai Mexico ornamennya Mexico, demikian halnya di lantai Jepang dan Indonesia.

di Mexico, kamarnya cukup luas untuk kami ber 4. Dan yang bikin sukak adalah kamarnya ada balkonnya.

Balkon kamar menyajikan pemandangan pegunungan di siang hari, di malam hari pemandangan lampu-lampu di Kota Batu juga cukup memukau.

Di kamar terdapat wardrobe yang besar, kulkas kecil, meja di samping kiri kanan tempat tidur dan meja khusus koper. Tersedia juga water heater, kopi teh lengkap dengan gula. Dua botol air mineral dan gelas.

Entah dengan suasana dingin seperti di Batu AC benar-benar diperlukan ataukah tidak. Menurut saya sih meskipun AC tidak dinyalakan, udara masih terasa dingin dan sejuk.

Namun Pak Suami yang memang lebih sensitif panas daripada saya inginnya AC tetap dinyalakan. Untuk mengatasi hal ini saya siap sedia kaos kaki agar tubuh tetap hangat.

Kekurangan dari kamar adalah selimut yang terbilang tipis. Jenisnya pun bukan bed cover, tapi hanya kain tebal yang difungsikan sebagai selimut.

Saya agak kecewa karena Batu adalah daerah yang dingin. Apalagi hotel menyasar pada keluarga yang membawa anak-anak yang lebih rentan dingin. Menurut saya menyediakan selimut yang agak tebal patut dipikirkan kembali oleh manajemen hotel.

Kamar juga tidak kedap suara. Jadi jika di kamar sebelah ada anak yang menangis, dari kamar kami terdengar jelas. Mungkin karena adanya pengaruh connecting door.

Pengalaman saya beberapa kali menginap di hotel yang kamarnya ada connecting door, suara menjadi tidak begitu kedap sehingga suara keras di kamar sebelah masih terdengar.

Kamar Mandi

Kamar mandi di kamar Mexico hotel Senyum World tidak terlalu besar. Terbagi menjadi dua area kering dan area basah. Tidak ada bath tub. Amenities tersedia cukup lengkap mulai dari sabun cair, shampoo, hand body, sabun bar, sikat gigi, odol, penutup kepala, dan kantong disposal. Di kamar mandi juga tersedia hair dryer yang siap sedia untuk digunakan.

Di shower dan westafel tersedia air dingin, hangat dan panas. Kita bisa mengatur sesuai kebutuhan.

Kekurangannyannya entah karena perbaikan atau apa, ketika hari ke 3 kami menginap di hotel, air panas tiba-tiba tidak ada. Saya menelefon ke room service untuk keluhan ini, namun air panas tak kunjung muncul. Jadilah kami pasrah mandi dengan air dingin saja.

Ruang Makan

Ruang makan hotel ini berada di samping Lobby di lantai 1. Dari pintu utama, letak restoran di sebelah kiri. Selama menginap 4 hari di sini, kami merasakan pilihan menu yang ditawarkan untuk hotel bintang 4 agak terbatas.

Beberapa menu standar tersedia seperti nasi goreng, mie goreng, telur dll. Untuk anak-anak ada beberapa jenis cereal. Dan tersedia juga makanan tradisional macam bubur sumsum, pecel, sup dll.

Sarapan untuk anak-anak di atas 5 tahun tidak gratis. Melainkan dikenakan charge 50% dari tarif orang dewasa.

Pool Area

Dari semua hal yang ada di hotel Senyum World, yang paling membuat breath taking adalah pemandangan di area kolam renang (Pool di lantai 3). Saya sampai terkesima dan agak kalap. Seneng banget! karena ada hotel yang punya fasilitas begini lengkap terlebih untuk anak-anak.

Adapun fasilitas yang tersedia yaitu :

Kolam Renang Infinity

Kolam renang utama mengadopsi model infinity. Dengan latar belakang gunung yang indah, berenang di sini memberi kesan santai dan nyaman.

Dibandingkan dengan kolam renang infinity Santa Grand Hotel Bugis Singapura yang pernah kita tempati, kolam renang Senyum World jelas lebih besar dan lebih luas 🙂

Kolam Renang Anak lengkap dengan mainan

Kolam renang anak benar-benar jauh dari kata membosankan. Ada perosotan, jembatan, dan macam permainan lainnya di dalam air. Anak-anak pasti sangat suka.

Gym

Alih-alih ngegym di tempat yang sumpek, gym di Senyum World memiliki pemandangan yang luas. Kita bisa berolahraga sambil memandang pemandangan gunung yang indah di Batu.

Sauna + Jacuzzi

Sauna bisa digunakan untuk menghangatkan diri sehabis berenang. Sedangkan Jacuzzi bisa digunakan suka suka kapan saja jika diinginkan. Saya dan anak-anak beberapa kali mampir ke Jacuzzi setelah kecapean jalan kaki jauh di Jatim Park. Jacuzzinya ada dua dan ukurannya cukup besar. Jadi ga khawatir ga kebagian tempat.

Lapangan Golf Mini

Lapangan golf mini sangat menarik perhatian khususnya bagi anak-anak. Stik yang tersedia juga cukup banyak dengan ukuran panjang dan pendek. Ukuran lapangan cukup luas bagi anak-anak pengunjung hotel.

Panjat Tebing Anak

Ada panjat tebing anak lengkap dengan peralatan pengaman dan pengawas yang selalu standby. Di bagian bawah area panjat tebing ini juga ada kasur yang tebal. Jadi bisa menjadi pengaman juga untuk anak-anak yang menjajal permainan ini.

Outbond Mini

Outbond mini juga tersedia untuk anak-anak yang menyukai tantangan. Kalau saya lihat sih, mungkin outbond ini lebih cocok untuk anak-anak yang berusia 5 tahun ke atas. Jangan khawatir karena permainan dilengkapi dengan alat pengaman dan pengawas yang selalu standby.

Indoor Playground

Jika hari hujan atau tak ingin berpanas-panasan, anak-anak bisa menjajal indoor playground yang lumayan besar dengan ragam permainan yang tak kalah dengan playground di mal.

Library

Perpustakaannya membuat saya takjub. Maksudnya hari gini hotel mana yang punya perpustakaan? Belum lagi perpustakaannya bersih, buku-bukunya keren-keren tanpa debu, dilengkapi dengan sofa yang nyaman dan tempat duduk serta meja yang stylish. Kantor saya yang dulu saja perpustakaannya kalah keren dengan perpustakaan di hotel ini. Ah senang!

Fasilitas lainnya

Masih banyak fasilitas lainnya yang bisa digunakan oleh pengunjung hotel. Misalnya saja meja biliar, tenis meja, lapangan sepak bola mini, serta lapangan basket. Jadi wajar kan ya kalau lengkapnya fasilitas di hotel ini bikin kita jadi males ke tempat wisata? 😀

Akses ke Jatim Park

Akses ke Jatim Park I dan II sangat mudah dan GRATIS. Disini tersedia shuttle – semacam angkot mikrolet gitu lah. Yang bisa kita gunakan kemanapun kita mau di area Jatim Park.

Dan shuttle ini standby di kawasan Jatim Park sehingga kami bisa pulang pergi ke kawasan Jatim Park naik ini.

Oh iya, meskipun penampilannya kayag angkot tapi operasionalnya ga nunggu penumpang penuh kok. Jadi yes, kita ga buang-buang waktu untuk nunggu di angkot. Begitu naik langsung cuss ke Jatim Park yang ingin dituju. Hahahaha seneng!

Rate Harga

Dengan fasilitas lengkap gini, kira-kira berapa tarif per malamnya ya? well, kami memesan via Traveloka dan dapet di harga Rp.760.000. Tapi dengan catatan : di waktu weekdays dan bukan pada masa peak season.

Untuk harga kamar deluxe di apartemen dibanderol sedikit lebih mahal daripada hotel. Tapi logikanya kalau apartemen seharusnya bisa dapet space yang lebih luas ya. Kalau bawa keluarga besar mending sewa yang apartemen aja sih menurut saya 🙂

Verdict

Hotel Senyum World adalah hotel keluarga dengan fasilitas paling lengkap yang pernah kami kunjungi. Bahkan hotel itu sendiri bisa menjadi lokasi wisata yang keluarga sukai. Jadi jangan heran kalau anda dan anak-anak jadi enggan ke tempat wisata dan memilih bermain-main di hotel saja.

Lokasi Hotel Senyum World ini juga sangat strategis. Dekat dengan restoran Ria Djenaka (di samping hotel), Niki Kopitiam (di seberang hotel), tempat belanja oleh-oleh Royal (di seberang hotel) dan terhubung langsung dengan Dino Mal dan kawasan permainan Jatim Park III di mana ada indomaret, Java (tempat belanja oleh-oleh) dan banyak pilihan tempat makan.

Untuk pergi ke area selain Jatim Park, kita bisa mengandalkan kendaraan online. Jika anda ingin bepergian ke alun-alun misalnya, bisa memesan Go Car kapan saja.

Ada diskon Jatim Park III khusus untuk penghuni hotel yang membeli tiket di lobby hotel. Akses transportasi shuttle pulang pergi ke Jatim Park I, Jatim Park II, Museum Angkut disediakan gratis.

Meskipun ada kekurangan hotel di sana sini (yang sudah saya jelaskan di atas tadi), namun jika anda ingin hotel dengan fasilitas one stop recreation di Batu Malang, saya harus katakan bahwa hotel Senyum World adalah pilihan yang sangat reccomended untuk anda dan keluarga.

Jadi, kapan jalan-jalan ke Batu Malang? 🙂


Hotel Senyum World Batu Malang

  • Berlokasi di : Jawa Timur Park 3
  • Alamat : Jl. Ir. Soekarno No.144, Beji, Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur 65236
  • Telepon : (0341) 3073999

Kuliner Siang di Torico Sushi Palembang

Torico Sushi hadir di mal Palembang Icon sejak 2017 sebenarnya. Namun saya baru mencobanya di awal tahun kemarin. Sepanjang tahun 2018 karena hamil, saya nahan-nahanin untuk ga makan sushi. Bukan karena apa-apa sih, saya cuma takut tergoda makan sashimi, padahal makan yang mentah-mentah dikala hamil itu kan ga boleh banget ya.


Akhirnya tiba juga di satu hari ketika saya sedang jalan sendirian dan butuh pemadam kelaparan karena sudah mentok waktu makan siang. Kebetulan lewat dekat Palembang Icon, langsung cuss mampir ke Torico Sushi yang ada di lantai 1.

Untuk restoran sushi sendiri, di Palembang sebenarnya sudah ada beberapa. Dan masing-masing punya citarasa dan kelebihan tersendiri. Beberapa sudah saya tulis disini :

Jadi Torico Sushi ini adalah salah satu restoran yang dimiliki oleh Batari Grup. Batari Grup sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang food and beverage di Indonesia. Grup ini memiliki tiga jaringan restoran yaitu Gula Merah dengan klaim spesialis Empal, Tiga Wonton yang spesialis menyediakan wonton dan mie. Yang terakhir adalah Torico Sushi yang saya obrolin kali ini.

Sesampainya di Torico, saya langsung melihat buku menu dan memutuskan untuk mencoba beberapa menu berikut :

        <h2>Tobiko Sushi 20k IDR</h2>       
    <p>Tobiko sushi adalah sushi yang menyajikan banyak sekali telur ikan terbang. Meski sebenarnya telur ikan ini disajikan di hampir semua sajian sushi di restoran Jepang, namun untuk Tobiko sushi kita bisa mendapatkan telur ikan yang super banyak. Sebagai penggemar telur ikan, Tobiko adalah salah satu menu wajib ketika saya ke restoran Jepang. Karena rasanya asin gurih dan enak.</p>        
                                    <img width="800" height="774" src="https://bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_105926.jpg" alt="" srcset="https://i0.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_105926.jpg?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_105926.jpg?resize=300%2C290&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_105926.jpg?resize=768%2C743&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" />                                         
    <p>Tobiko Sushi di Torico rasanya standar seperti restoan Jepang pada umumnya. Tapi yang bikin saya terkesan adalah telur ikannya yang super banyak. Ketika diambil menggunakan sumpit, telur ikan ini berjatuhan ke mangkuk karena jumlahnya yang banyak. Hanya sayangnya saya merasa telur ikannya sedikit kurang segar. Karena ada taste lain selain rasa telur ikannya, yang saya tidak tahu apa.</p>       
        <h2>Ebi Mayo Gunkan 22k IDR</h2>        
    <p>Harus saya akui bahwa Ebi Mayo Gunkan di Torico rasanya sangat juarak. Di atas lapisan nasi dioleskan campuran mayonaise-kani-udang, dimana irisan kani dan udangnya banyak dan sangat terasa. Mayonaisenya juga enak dan tidak bikin eneg. Rasanya pas, gurih, tidak terlalu manis atau asin. Ebi Mayo Gunkan menjadi salah satu menu favorit saya di Torico, dan saya rekomendasikan untuk teman-teman jika makan di Torico.</p>       
                                    <img width="960" height="666" src="https://bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_110423-1024x710.jpg" alt="" srcset="https://i1.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_110423.jpg?resize=1024%2C710&amp;ssl=1 1024w, https://i1.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_110423.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i1.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_110423.jpg?resize=768%2C533&amp;ssl=1 768w, https://i1.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_110423.jpg?resize=1140%2C791&amp;ssl=1 1140w, https://i1.wp.com/bonadapa.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190124_110423.jpg?w=1153&amp;ssl=1 1153w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" />                                            
        <h2>Chicken Katsu 28.5 K IDR</h2>       
    <p>Nah kalau di restoran Cina menu wajib yang harus dicicip adalah <a href="https://bonadapa.com/nyobain-imperial-kitchen-resto-di-palembang/" target="_blank" rel="noopener">Nasi Ayam Hainan</a>, maka di restoran Jepang jangan lupa mencicipi Chicken Katsu. DI Torico, menu Chicken Katsu hadir tanpa nasi. Jadi jika teman-teman ingin menikmatinya dengan nasi, jangan lupa menambahkannya di request menu ya.

Penampilan Chicken Katsu Torico sangat menggoda hati, namun sayang rasanya sedikit hambar. Kehadiran salad dan mayonaisenya pun tak banyak menolong rasa Chicken Katsu yang teramat biasa. Tapi ini juga tergantung selera. Karena saya akui kalau lidah saya lebih bersahabat dengan rasa yang asin.

Ocha 9 K IDR

Seperti biasa jika makan di restoran Jepang, maka saya akan memesan Ocha hangat sebagai teman menikmati berbagai menu disana, dan biasanya Ocha ini gratis. Namun di Torico minuman ini dikenakan harga sebesar 9 K. Tapi tetap free refill, sehingga kalau habis dan ingin nambah lagi tidak dikenakan biaya tambahan.

Harga

Menikmati berbagai menu di Torico Sushi, saya cukup terkejut dengan harganya. Hal ini karena harga nya berada di bawah rata-rata harga makanan Jepang pada umumnya. Bayangkan saja dengan tiga menu, total yang harus saya bayar adalah sebesar Rp.91.823. Bagaimana? cukup murah, bukan?

Verdict

Kehadiran Torico Sushi di Palembang turut menambah list restoran Jepang di Palembang. Namun tergantung dengan selera apakah ia sesuai di lidah teman-teman ataukah tidak. Karena meski sama-sama restoran Jepang, namun soal rasa dan selera bisa jadi berbeda.

Torico Sushi Palembang

  • Lokasi : Palembang Icon Mall lantai 1 (diseberang Toko sepatu Gosh)
  • Telp : 0711 – 5649324

 

Tips Liburan ketika Nyepi di Bali

Tips Liburan Ketika Nyepi di Bali. Tahun 2019 sudah bergulir ke bulan kedua. Sudah liburan kemana? Tenang, sayapun belum kemana-mana; baru sebatas keliling (mal) di Palembang saja, hoho.

Ada rencana untuk pergi liburan? tentu ada. Tapi masih belum ditentukan kemana. Suami sempat usul untuk ke Bali. Kalau dipikir-pikir ada benarnya. Karena seumur hidup, saya baru sekali ke Bali. Itupun sudah bertahun-tahun yang lalu dan hanya tiga hari saja.

Kalau ditanya inginkah lagi ke Bali? saya akan menjawab : Ya ingin banget lah! Orang bule aja hobi ke Bali, seharusnya saya yang sebagai orang Indonesia lebih hobi lagi (maunya) hahaha.

Menurut Suami, momen yang pas untuk ke Bali adalah pada bulan Maret. Karena pada hari Kamis pertama di bulan tersebut, tepatnya pada tanggal 7 Maret 2019, adalah hari Raya Nyepi. Hari Raya Nyepi atau Day of Silence adalah hari perayaan Tahun Baru Saka yang dirayakan oleh umat Hindu di Bali. Karena masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu, maka nuansa perayaan Nyepi sangat terasa di sini.

Pada hari Nyepi, Umat Hindu akan melaksanakan kegiatan Catur Brata yang pada pelaksanaanya mereka tidak melaksanakan kegiatan sama sekali. Yaitu : Amati Geni (tidak menggunakan atau menghidupkan api); Amati Karya (tidak bekerja); Amati Lelungan (tidak bepergian) serta Amati Lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).

Namun, jika pada hari Raya Nyepi ternyata orang-orang tidak melakukan kegiatan sama sekali, lalu apa yang bisa kami lakukan ketika liburan di Bali? Beb? Suami? what should we do in Bali when literally nobody do something??

Ehyandalah jadi orang jangan panikan, kata Suami. Beliau lalu menjelaskan secara panjang lebar “gini lho cara menikmati liburan di Bali kala Nyepi”…

1.Harus Waspada Jadwal

Jika Nyepi, maka kota Bali menjadi sepi. Tidak ada yang boleh berkegiatan di luar rumah sama sekali. Bandara Udara pun tidak beroperasi. Itu artinya tak ada pesawat yang datang dan pergi. Jika kami ingin menikmati liburan di Bali kala Nyepi, kami harus waspada dalam menyusun jadwal. Kapan waktu berangkat dan kapan waktu pergi. Kapan ke tempat-tempat wisata yang harus kami kunjungi. Yang pasti, pada hari raya Nyepi, seharian penuh kami HARUS tinggal di hotel saja.

2.Pesan Penerbangan dan Hotel Jauh-Jauh Hari

Ya namapun Peak Season, pasti banyak orang ingin ke Bali untuk melihat perayaan Nyepi. Lalu harus bagaimana supaya tetap kebagian jatah akomodasi untuk liburan di Bali? Tenang, Saya dan Suami punya solusi yang bernama Traveloka. Untuk liburan Nyepi di Bali, Teman-teman bisa mengunjungi halaman https://www.traveloka.com/libur-nasional/bali-new-year

Baca ini juga yuk! Review Santa Grand Hotel Bugis : Hotel Budget Keluarga yang Oke di Singapura!

3. Datang Beberapa Hari Sebelum Nyepi

Jangan lupa. Hari Raya Nyepi juga disertai dengan upacara-upacara khas Hindu yang sayang untuk dilewati. Pada dua atau tiga hari sebelum Nyepi, umat Hindu melaksanakan upacara Melasti atau upacara penyucian. Melasti dilakukan dengan cara mengarak segala sarana persembahyangan yang ada di pura, lalu diarak ke pantai atau danau (tirta amerta). Hal ini sebagai perwujudan untuk menyucikan segala yang kotor (leteh) baik pada manusia maupun alam.

Satu hari sebelum hari raya Nyepi, umat Hindu di Bali melaksanakan upacara Buta Yadnya. Buta Yadnya dilaksanakan dalam dua tahapan. Yaitu pecaruan dan ngrupuk. Sementara pecaruan merupakan upacara persembahan kepada Buta Kala, ngrupuk adalah ritual berkeliling di sekitar tempat tinggal sambil menebar nasi tawur, menyebarkan asap dupa sambil membuat bunyi-bunyian.

Ritual ngrupuk biasanya menarik banyak minat para wisatawan. Karena pada ritual ini penduduk setempat saling berlomba membuat ogoh-ogoh (boneka buruk rupa perwujudan simbolisasi unsur negatif, sifat buruk, dan kejahatan dalam kehidupan manusia). Yang kemudian diarak di jalan raya dengan jalur yang sudah ditentukan.

Setiap tahun, saya selalu menonton perayaan Nyepi melalui tv. Terutama ketika mereka mengadakan pawai Ogoh-ogoh. Wuih suasananya ramai sangat, terlihat seru dan menarik. Saya membayangkan pasti banyak wisata budaya yang bisa kami eksplore ketika saya melihat langsung ke Bali. Untuk teman-teman pencinta fotografi, upacara tradisional seperti ini pasti juga bisa memberikan banyak insight yang menarik ya. Wah jadi tambah semangat nih!

4. Harus Menghormati

Jadi wisatawan jangan norak. Dimana tanah di pijak, disitu langit dijunjung. Jangan mentang-mentang lagi liburan, ketika Nyepi kita malah melanggar hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Seperti pergi ke Pantai ketika nyepi, atau menyalakan lampu kamar hotel tanpa menutup gorden kamar yang dapat terlihat dari luar. Kena tegur Pecalang (sebutan untuk polisi adat di Bali) baru tahu rasa.

Jadilah elegan, kata Suami. Pada hari H Nyepi manfaatkan waktu di hotel dengan menikmati berbagai layanan hotel – misalnya seperti pijat dan spa. Atau kita juga bisa menonton tv kabel di kamar (dengan suara yang dipelankan) atau membaca buku seharian.

5. Persiapkan berbagai Keperluan sebelum Nyepi berlangsung

Karena kita tidak mungkin keluar hotel ketika hari raya Nyepi, maka penting untuk mempersiapkan hal-hal yang harus dipersiapkan. Misalnya saja snack, obat-obatan, keperluan pribadi seperti pembalut atau pampers jika membawa anak-anak. Cermat memperhatikan persediaan. Usahakan membeli kebutuhan tersebut sebelum hari raya Nyepi berlangsung.

Baca juga : Ketika Anak Jatuh Sakit Saat Travelling, Harus Bagaimana?


Indahnya hidup di Indonesia adalah karena kita memiliki banyak sekali perbedaan. Beda budaya, beda agama, beda suku, beda bahasa. Jika ada negara yang paling kaya, maka kita pasti masuk diantaranya. Saya menikmati bepergian ke berbagai daerah di Indonesia dan menikmati bagaimana budaya lokal membentuk masyarakatnya.

Kemanapun saya di Indonesia ada saja unsur budaya setempat yang membuat saya takjub karena tak sama dengan daerah asal saya. Ternyata berbeda itu sangat indah bukan? Meski demikian saya memiliki permintaan khusus kepada Pemerintah : tolong turunkan harga tiket pesawat domestik demi kemaslahatan bersama.

Nah Teman-teman adakah yang sudah pernah liburan ke Bali saat Nyepi? boleh bagi pengalamannya? tuliskan di kolom komentar ya 🙂


Peran Ralali.com dalam Analisa SWOT Resolusi Bisnis 2019

Adik saya adalah salah satu millenial yang masih jatuh bangun dalam merintis usaha. Dua tahun lalu, ia mencoba merintis usaha pangkas rambut yang sempat berjalan selama beberapa bulan. Namun untung tak dapat diraih, rugi tak dapat ditolak; ia terpaksa menutup usaha pertamanya tersebut karena profit yang rendah.

Usaha Pangkas Rambut 2
Usaha pangkas rambut Adik yang terpaksa gulung tikar

Tak mau menerima kekalahan begitu saja, di tahun ini resolusi bisnisnya kembali menggelora. Ia ingin menghidupkan kembali usaha pangkas rambut tersebut. Adik mengakui bahwa ketika ia memulai usaha dua tahun yang lalu, ia banyak melakukan kesalahan, sehingga harus menelan pil pahit gulung tikar.

Sebagai kakak yang menjadi saksi perjuangan adik merintis bisnis, saya merasa bahwa dalam menjalankan usaha pangkas rambutnya dua tahun lalu, adik terkesan buru-buru. Kalau bahasa Jawanya, ujug ujug. Asal ada modal, asal ada tempat, ujug ujug saja buka usaha tanpa menyusun langkah dan melihat sekitar. Padahal dari apa yang pernah saya pelajari, jika kita ingin usaha berjalan baik dan langgeng, ada strategi yang semestinya tidak kita abaikan.

Ketika saya kemukakan hal ini kepada adik, ia mengangguk paham. Ia bahkan mengakui bahwa kurangnya strategi menyebabkan ia ‘seperti tidak mengenali usahanya sendiri’. Ia tidak memberikan cukup waktu untuk menelaah kekurangan dan kelebihan bisnisnya, sehingga akhirnya harus terpuruk karena strategi perang yang buruk.

“Tapi, bagaimana Aku tahu strategi apa yang harus ku terapkan ya Kak?” tanya adik bingung.

“Sebentar” Saya lalu bergegas mengambil buku Manajemen dari rak buku sambil berkata “Kita mulai dari hal yang paling sederhana dulu, yuk. Namanya analisa SWOT”

Sewaktu kuliah saya pernah belajar bahwa penting bagi pelaku usaha untuk mengenali usahanya, melalui analisa karakteristik yang berdampak pada usaha tersebut. Di dalam ilmu manajemen, kita mengenal istilah SWOT.

SWOT merupakan teknik perencanaan strategis yang pertama kali dikemukakan oleh Albert Humphrey. Albert adalah seorang pebisnis dan konsultan manajemen ternama dari Amerika Serikat. Ia menerapkan SWOT sewaktu memimpin riset di Stanford Research Institute (SRI) pada rentang waktu 1960 hingga 1970, terhadap perusahaan-perusahaan Fortune 500.1

Lambat laun Analisa SWOT menjadi populer dan mendasar untuk diajarkan di ilmu manajemen. Mulai dari UMKM hingga perusahaan besar; mulai dari organisasi lokal hingga bisnis global; menggunakan SWOT untuk menganalisa beberapa karakteristik penting, yaitu : Strength (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunity (Kesempatan) dan Threats (Ancaman) 2

Analisa SWOT

Strength (kekuatan) adalah faktor internal yang menjadi kekuatan dalam suatu usaha/organisasi. Contohnya seperti modal yang kuat, skill owner yang mumpuni, hingga hal internal lainnya yang membuat suatu bisnis unggul.

Weaknesses (kelemahan) adalah faktor internal yang menjadi kelemahan dalam suatu usaha/organisasi. Contohnya seperti modal yang terbatas, skill owner yang kurang mumpuni, hingga faktor internal lainnya yang dapat menghambat usaha tersebut untuk maju dan berkembang.

Opportunities atau kesempatan, adalah faktor eksternal yang menguntungkan dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Misalnya tingkat persaingan yang rendah sementara kebutuhan tinggi, atau didukung oleh trend yang sedang hits saat ini.

Sebaliknya Threats atau ancaman, adalah faktor eksternal yang harus diantisipasi agar tidak mempengaruhi kelangsungan usaha secara signifikan . Misalnya tingkat persaingan yang tinggi, atau trend yang bergerak berlawanan dengan bisnis yang kita jalankan saat ini.

Dengan mengenali karakteristik SWOT dalam usaha kita, kita bisa memanfaatkan berbagai strength dan opportunities untuk mengantisipasi weaknesses dan threats yang bisa memberi dampak negatif pada usaha kita.

Bagi saya, analisa SWOT bak strategi perang Sun Tzu. Karena kita tentu harus mengetahui apa dan bagaimana kondisi usaha kita sebelum dan selama menjalankan usaha. Dengan harapan agar usaha kita dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Analisa SWOT Usaha Pangkas Rambut

Orang bijak berkata, kegagalan adalah sukses yang tertunda. Ketika kita mengalami kegagalan, tak semestinya kita patah arang lalu berlama-lama berkubang dalam nelangsa. Namun hal ini lebih mudah untuk diucapkan daripada dijalankan. Pada kenyataannya, butuh tekad yang kuat untuk bisa kembali semangat setelah gagal.

Karenanya ketika adik memiliki resolusi bisnis untuk kembali menghidupkan bisnis pangkas rambutnya, saya merasa senang. Meskipun saat ini ia menunda langkah untuk sejenak berkontemplasi. Menyusun strategi agar kesalahan yang sama tak terulang lagi.

Strength (Kekuatan)

Strength

Pertanyaan yang kerap kali muncul adalah mengapa adik memilih usaha pangkas rambut? Alasan paling sederhana adalah karena adik memiliki skill dalam bidang ini. Ia pernah kursus keterampilan memotong rambut pria. Dalam menjalankan usaha pangkas rambut ini nantinya, adik juga tidak sendiri karena ia akan mempekerjakan satu orang barber.

Lokasi tempat Adik membuka pangkas rambut berada di lokasi strategis. Tak jauh dari usaha pangkas rambut adik terdapat dua sekolah Taman Kanak-Kanak dan dua Sekolah Dasar. Karena sekolah mewajibkan siswa laki-laki untuk selalu berambut pendek, maka diperkirakan jasa pangkas rambut cukup dibutuhkan.

Pun lokasi usaha juga dekat dengan beberapa kantor instansi pemerintahan yang mengharuskan pegawainya untuk selalu tampil dengan rambut pendek. Tepat di belakang lokasi usaha, terdapat pemukiman warga yang kemungkinan besar membutuhkan jasa pangkas rambut secara berkala.

Kekuatan lainnya adalah karena tempat yang digunakan usaha pangkas rambut adik adalah kepunyaan orang tua. Hal ini merupakan keuntungan yang besar bagi adik, sehingga ia tidak perlu memikirkan cost untuk biaya sewa gedung. Namun biaya lain seperti listrik, air, dan keperluan lain untuk operasional patut diperhitungkan sebagai pengeluaran rutin.

Weaknesses (Kelemahan)

Weaknesses

Karena modal yang terbatas, adik menunggu usaha menghasilkan profit untuk melengkapi fasilitas seperti cuci rambut. Ini termasuk kekurangan yang signifikan mengingat ternyata dua tahun yang lalu, banyak customer yang menanyakan layanan ini.

Jika fasilitas ini tersedia, otomatis adik memerlukan tambahan peralatan dan juga perlengkapan. SDM tambahan juga dibutuhkan, sebagai petugas pencuci rambut.

Kelemahan lain adalah belum lengkapnya peralatan yang adik miliki sehingga adik harus membeli kembali. Contohnya seperti mesin cukur rambut, gunting sasak, pisau cukur, krim rambut dan lain-lain.

Mendapatkan peralatan dengan harga terjangkau tentu terkait erat dengan modal. Biasanya, pelaku usaha akan membeli secara grosir atau membeli secara eceran di tempat perbelanjaan grosir karena harganya bisa lebih murah. Palembang memang kota besar, namun tempat perbelanjaan grosir masih jarang ditemukan.

Sudah mahfum bahwa para pedagang di Palembang akan pergi ke Jakarta untuk berbelanja grosir barang-barang yang mereka butuhkan untuk usaha. Meski harga barang grosir rendah, namun cost yang diperlukan untuk transportasi ke ibukota tinggi. Hal ini berdampak pada harga jual barang atau jasa yang tinggi.

Mengatasi hal ini, rencananya adik akan membeli perlengkapan secara online. Untuk itu ia sangat memerlukan supplier yang terpercaya dengan produk yang terjamin kualitasnya.

Opportunities (Kesempatan)

Opportunities

Palembang sebagai salah satu kota besar di Indonesia tampaknya memiliki peluang yang cukup besar untuk usaha pangkas rambut. Dari waktu ke waktu, sangat mudah untuk menemukan usaha pangkas rambut di lokasi manapun di Palembang.

Namun usaha pangkas rambut yang kami temui seolah terbagi menjadi dua ceruk harga. Di satu sisi adalah ceruk untuk pangkas rambut tradisional, sisi lainnya adalah barbershop branded dengan fasilitas yang cukup mewah.

Adik melihat hal ini sebagai kesempatan. Rencananya ia akan menempatkan harga di atas pangkas rambut tradisional, sehingga ia tidak bersaing harga dengan mereka. Namun ia mematok harga dibawah barbershop pada umumnya, agar ia juga keluar dari persaingan harga dengan barbershop. Diharapkan dengan ceruk seperti ini, bisnisnya akan mengakomodir pelanggan yang enggan ke pangkas rambut tradisional, namun tak mau membayar mahal untuk layanan barbershop.

Threats (Ancaman)

Threats

Membicarakan persaingan usaha, selalu mengingatkan saya akan konsep Sapi Ungu yang dikemukakan oleh Seth Godin.4 Teori ini kurang lebih mengandaikan jika kita menjual sapi, dan ada banyak penjual sapi yang bersaing dengan kita, maka juallah sapi yang berwarna ungu.

Mengapa demikian? Karena meskipun semua orang menjual komoditas yang sama yaitu sapi, namun sapi yang berwarna ungu akan menjadi perbincangan, serta menarik banyak orang untuk datang dan melihat. Intinya adalah, dalam menjalankan bisnis yang padat pesaing, maka kita harus membuatnya unik.

Adik menyetujui konsep Sapi Ungu. Ia sudah memiliki beberapa strategi yang akan membuat usaha pangkas rambutnya berbeda dari usaha pangkas rambut lainnya. Ia serius berusaha agar bisnisnya dapat menjadi ‘sapi ungu’ di antara usaha serupa.

Resolusi Bisnis 2019

“Tapi kak, kembali ke poin Weaknesses (kelemahan). Aku masih kepikiran bagaimana caranya membeli perlengkapan usaha secara efektif. Kalau harus beli dari supplier langsung di Jakarta aku habis waktu dan butuh biaya yang tinggi” keluh Adik.

Karena kami tinggal di daerah, mencari supplier menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Kalaupun membeli langsung dari supplier di Jakarta, selain membutuhkan waktu, juga membutuhkan cost transportasi yang tinggi. Hal ini akan berakibat tingginya harga produk atau jasa yang dibebankan kepada customer. Padahal ini riskan untuk dilakukan mengingat harga ke end customer merupakan salah satu hal yang crucial bagi pelanggan. Alternatifnya adalah membeli dari supplier secara online.

Apakah membeli secara online kemudian bisa menyelesaikan masalah? belum tentu. Lambatnya pengiriman, supplier yang belum terjamin terpercaya, dan produk yang belum tentu berkualitas; menjadi hal yang dikhawatirkan pelaku usaha yang tinggal di daerah.

Bayangkan jika kita membeli barang dalam jumlah yang banyak atau grosiran. Jika supplier tidak terpercaya atau produk tidak berkualitas atau pengiriman tidak tepat waktu, maka pelaku usaha harus menelan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya.

Namun kemudian, ingatan saya memantik ke Ralali.com, sebuah marketplace B2B (Business to Business) terbesar yang menghubungkan pelaku usaha dengan supplier terpercaya yang reputasinya sudah tidak diragukan lagi. Menurut saya #IniSaatnya adik tau Ralali.com yang bisa membuat bisnis itu gampang. Sayapun lalu bertanya kepada adik “Dek, kamu sudah kenal Ralali.com belum?”

Cara mudah cari supplier di Ralali.com

Ralali.com adalah sebuah marketplace B2B (Business to Business) yang didirikan oleh Joseph Aditya sejak 2013. Sebagai marketplace business to business, Ralali.com fokus pada model bisnis yang menghubungkan supplier dan pelaku usaha. Dengan Ralali.com, baik supplier maupun pelaku usaha memiliki platform yang memudahkan keduanya untuk terhubung dan melakukan transaksi bisnis secara digital.

Bagi kita pelaku bisnis, berbelanja di Ralali.com bisa memberikan banyak kemudahan, seperti :

  1. Mendapatkan harga grosir untuk pembelian bahan baku atau perlengkapan usaha dalam kuantitas banyak di Ralali.com. Jadi semakin banyak membeli, otomatis harga semakin murah.
  2. Semua jadi mudah. Karena repot urusannya kalau harus bolak-balik ke lokasi tempat supplier berada, terlebih jika kita tinggal di daerah. Di Ralali.com, kita bisa memesan produk yang kita inginkan dan menunggu kiriman barang yang dijamin tepat waktu.
  3. Kita juga tak perlu khawatir akan kredibilitas supplier karena di Ralali.com kita bisa menemukan berbagai supplier tangan pertama yang terpercaya.
Cara mudah cari supplier di Ralali.com 2
Kategori yang lengkap

Ralali memiliki kategori produk yang lengkap dengan 2000 vendor dan lebih dari 250.000 produk berkualitas dari 150 ribu perusahaan. Dengan jumlah unique visitors mencapai 100.000, Ralali.com telah memiliki lebih dari 10.000 loyal customers4. Meski demikian, mencari produk di Ralali.com sangat mudah karena sudah dikelompokkan sesuai dengan kategorinya.

Untuk kebutuhan bisnis pangkas rambut misalnya, kita bisa mencari barang yang dibutuhkan di kategori Beauty, Sport and Salon. Karena pangkas rambut termasuk dalam bisnis salon, maka kita bisa mencarinya di sub kategori Salon.

Kategori yang lengkap di Ralali
Kategori yang lengkap di Ralali.com
Hasil pencarian barbershop
Mencari produk lebih cepat melalui fitur search di bagian atas website.

Ingin mencari produk di dalam kategori dengan lebih cepat? manfaatkan fitur search yang ada di bagian atas website. Ketik ‘barbershop’ atau ketik nama barang yang kita butuhkan. Hasil pencarian akan langsung muncul di layar.

Untuk usaha adik, perlengkapan seperti pisau cukur hingga silet khusus pangkas rambut tersedia disini. Sehingga cukup ke Ralali.com kebutuhan adik akan peralatan usaha pangkas rambutnya dapat terpenuhi.

Ralali Quotation
Ralali Quotation 2

Masih bingung mencari produk di Ralali.com karena kita membutuhkan produk dengan deskripsi dan jumlah yang lebih spesifik? kita bisa menggunakan fitur Ralali Quotation (RQ) untuk mencari supplier, dengan cara sebagai berikut :

1.Isi kolom permintaan penawaran yang kita butuhkan pada fitur RQ. Kita bisa menuliskan jenis, merek, warna, dan jumlah barang secara detil seperti ‘memerlukan 100 item blender merek x’ dan sebagainya. Setelah itu tekan tombol ‘buat permintaan’, maka kita akan diarahkan ke halaman selanjutnya.

Silahkan isi informasi akun agar Ralali.com dapat menghubungi dengan cepat ketika barang tersedia. Jika sudah diisi, silahkan tekan tombol ‘Lanjut’.

Ralali Quotation 3
Informasi Akun Ralali Quotation

2. Selanjutnya, kita bisa mengisi deskripsi kebutuhan produk secara lebih detail. Silahkan tulis nama barang atau jasa, masukkan kategori beserta sub kategori, deskripsi serta jumlah item yang kita perlukan. Setelah selesai, klik tombol ‘Berikan Saya Penawaran’.

Ralali Quotation 4
Detail kebutuhan anda untuk produk yang lebih spesifik disertai foto contoh produk

2. Setelah klik ‘Berikan Saya Penawaran’, supplier yang memiliki item produk terkait akan mendapatkan notifikasi.

3. Supplier akan memberikan penawaran terbaik untuk kita melalui email atau ponsel, atau melalui dashboard jika kita sudah memiliki akun di Ralali.com.

Live Request
Fitur Live Request untuk melihat permintaan yang ada di RQ

Bagi penjual atau supplier, dapat langsung melihat permintaan barang di Live Request. Sehingga apabila kita memiliki produk barang yang sesuai dengan request, kita juga bisa langsung memberikan penawaran. Mudah bukan?

dompet ralali
Dompet Ralali 2
Tombol pop up untuk mengaktifkan Dompet Ralali

Ralali.com juga membuat transaksi digital kita semakin mudah. Melalui Dompet Ralali, kita dapat menyimpan saldo cashback dari transaksi yang kita lakukan. Nantinya, saldo cashback ini dapat kembali kita gunakan untuk transaksi selanjutnya.

Juga tak perlu repot jika kita melakukan refund. Karena dengan dompet Ralali, kita dapat menampung dana Refund barang secara otomatis.

Cara mengaktifkan Dompet Ralali sangat mudah. Segera setelah terdaftar di Ralali.com, kita akan menerima menu pop up yang akan meminta kita untuk mengaktifkan layanan ini. Setelah aktif, kita sudah bisa menggunakan Dompet Ralali untuk kebutuhan transaksi di Ralali.com.

Ralali BIG
Ralali BIG 2
Ragam layanan Ralali BIG

Untuk kebutuhan penyediaan barang yang lebih besar lagi, Ralali juga memiliki Business Innovation Group yang mengelompokkan supplier dengan segmen bisnis terfokus. Saat ini yang sudah berjalan adalah segmen BIG Resto yang menyediakan pusat kebutuhan bisnis Hotel, Restoran, Cafe, Catering atau bisnis kuliner lainnya. Sedangkan untuk BIG Mart, BIG Auto dan BIG Home akan menyusul kemudian.

Saya berkata kepada adik, jangan lupa mengunjungi Daily Deals Ralali.com untuk mendapatkan harga barang dengan lebih murah. Program daily deals berlangsung setiap hari dari Pk.09.00 pagi hingga Pk.22.00. Lumayan menghemat pengeluaran dengan cara yang mudah, bukan?


“Gimana? udah ga bingung lagi mengenai tempat belanja untuk usaha kamu kan?” tanya saya kepada adik.

“Betul Kak. Cukup ke Ralali.com aku bisa dapat banyak pilihan penjual, banyak diskon dan promo, pembayaran mudah dan terjamin, dan yang pasti harganya bersaing. Jadi untuk perlengkapan usaha pangkas rambutku, aku mau cari disini aja” Jawabnya sambil tersenyum lebar.

Saya tentu mendukung adik dalam setiap hal positif yang ia lakukan. Melihat adik yang semangat melaksanakan resolusi bisnisnya di 2019, saya berharap agar usaha pangkas rambutnya kali ini bisa berjalan dengan lancar.

Saya lega bahwa ia tidak patah arang meski sudah pernah mengalami kegagalan. Ia bahkan tetap menjaga asa, agar semangatnya tetap ada. Sebagai seorang kakak, mungkin saya yang harus belajar banyak darinya. Terngiang ucapan seorang bijak, bahwa orang yang kuat bukanlah karena ia tidak pernah gagal; melainkan orang yang bisa bangkit kembali setiap ia mengalami kegagalan.


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog #ResolusiBisnis2019 #IniSaatnya tau Ralali.com bersama Blogger Perempuan Network

Twitter : @ralalicom
Youtube : Ralalicom B2B Marketplace
Facebook : Ralalicom
Instagram : Ralalicom

1 https://en.wikipedia.org/wiki/Albert_S._Humphrey

2 https://en.wikipedia.org/wiki/SWOT_analysis

3 https://en.wikipedia.org/wiki/Purple_Cow:_Transform_Your_Business_by_Being_Remarkable

4 https://news.ralali.com/pembayaran-aman-terpercaya/

Nyobain Imperial Kitchen Resto di Palembang

Review Imperial Kitchen Resto Palembang. Gara-gara ngebahas tentang ragam makanan Chinese di Instagram, seseorang menyarankan saya untuk nyobain Gao Zi di Imperial Kitchen Resto. Tadinya saya ndak tahu kalau restoran ini sudah ada outletnya di Palembang. Ternyata mereka sudah buka di Transmart Palembang City Center Mall.

Di Transmart Palembang City Center Mall, restoran ini mudah banget untuk ditemukan. Masuk dari pintu utama main lobby, di sebelah kanan terletak restoran Imperial Kitchen yang cukup luas. Restoran ini dibagi menjadi dua lokasi. Di dalam resto dan di teras resto.

Saya yang datang bertiga pun memilih tempat duduk di dalam, dan langsung antusias melihat buku menu yang kelihatannya enak-enak. Intip yuk, menu apa saja yang kita nikmati di Imperial Kitchen Resto Palembang.

Gao Zi (IDR 19.5 K)

Gao Zi enak sayang porsinya sedikit

Menu yang pertama kali saya pesan tentu saja yang telah direkomendasikan, yaitu Gao Zi. Jadi Gao Zi ini adalah pangsit rebus yang dihidangkan dengan kuah semacam cuka. Tapi kalau saya bilang ini sih kecap asin yang ditambah dengan bumbu-bumbu pelengkap. Ada taburan cabai juga untuk memberi sensasi pedas.

Setelah dicoba, saya suka pangsitnya karena isiannya terasa padat. Dalamnya adalah daging udang dan ayam – layaknya dimsum yang biasa kita nikmati di restoran lainnya. Rasanya gurih, dan asinnya pas.

Waktu kita disini, si Gao Zi ini sedang promo Rp.10 ribu per porsi isi 3. Saya pesan dua porsi. Sempat takut nanti kemakan ga ya, takut kekenyangan. Ternyata setelah datang si Gao Zi ini ukurannya ndak sebesar yang saya bayangkan. Jadi makan satu porsi isi 3 langsung lep, habis sekejap. Dan masih laper dong hahahaha. Untungnya saya sudah pesan menu lainnya yaitu Nasi Ayam Hainan.

Nasi Ayam Hainan (IDR 49.9 K)

Nasi ayam hainan dengan porsi yang besar

Menurut saya, restoran Chinese itu tergantung Ayam Hainannya deh. Kalau Ayam Hainannya enak, berarti semua menunya enak. Kalau enggak ya enggak. hahaha.

Ayam Hainan di Imperial Kitchen menunya ngenyangin banget! nasinya itu rasanya lebih dari porsi yang biasa saya makan di resto-resto yang lain. Rasa jahenya juga terasa, meski nasinya terasa agak pera. Asiknya semua bumbu dipisah sehingga kita bisa menakar sendiri berapa banyak jahe yang mau diblend ke ayam, dan sebagainya.

Baca juga : Kedai Antik itu Bernama Harum

Nasi Goreng Daging Sapi (IDR 37.9 K)

Nasi Goreng daging sapi ini enak dan ada rasa asap-asapnya

Nasi gorengnya menurut saya juarak dan porsinya banyaaak. Daging sapi bertebaran dimana-mana meski potongannya kecil-kecil. Rasa asapnya menambah citarasa yang membuat nasi gorengnya tambah enak.

Nasi Goreng Sosis Ayam (IDR 38.9 K)

Nasi goreng sosis dengan ayam goreng

Nasi goreng sosis ayamnya juga enak. Rasa asapnya juga ngeblend dengan rata dan yang pasti sosisnya tersebar di seluruh penjuru nasi. Hahaha

Sudah pernah nyobain ini? Bebek Goreng Harissa Rajawali Palembang

Chinese Tea – Green Tea (IDR 8.9 K)

Chinese Tea Green Tea. Penampakan air tehnya sebenarnya lebih hijau dari yang di gambar

Teh Hijau langsung dengan daun tehnya

Es Serut rasa nanas segar

Mereka juga punya beberapa pilihan Chinese Tea mulai dari Green Tea hingga Chamomile. Saya pesan yang Green tea dan rasanya menyegarkan. Teh ini tentu saja tanpa gula ya, dan ketika saya buka tutup tekonya, mereka tidak menggunakan teh hijau celup; melainkan daun teh yang diseduh dengan air panas.

Sayangnya meski Chinese Tea hadir dengan satu teko, namun kita tidak diperkenankan menambah gelas. Jadi misalnya mau minum satu teko bertiga, itu ga bisa. Karena gelas teh yang dipakai cuma satu saja. Terpaksa ayah dan adik saya memesan minum yang lain karena ndak mungkin minum teh bertiga gelasnya cuma satu.

Terakhir, jika kita follow Imperial Kitchen di akun medsos mereka, kita bisa ngedapetin satu porsi es serut yang enak dan menyegarkan.

Verdict

Saya bakal balik lagi ke Imperial Resto karena rasa makanannya yang enak-enak dengan harga yang wajar. Makan bertiga, saya membayar Rp241.740 dan itu udah kenyang banget. Suasana restorannya juga enak, lega dan pelayanannya baik. Cocok untuk restoran keluarga. Meski menunya masakan Chinese tapi menu mereka HALAL.


Imperial Resto Kitchen Palembang

PALEMBANG OUTLET

Transmart Palembang City Center

  • Ground Floor, Unit 21 – 22A
  • Jl. Brigjend HM. Dhani Effendi
  • (Jl. Radial) 24 Ilir, Bukit Kecil
  • Palembang – Sumatera Selatan, 30127
  • Telp : (0711) 573 4401
Back To Top
%d bloggers like this: