Advertisements
Entrepreneurship,  Financial Story,  Palembang

Peran Ralali.com dalam Analisa SWOT Resolusi Bisnis 2019

Adik saya adalah salah satu millenial yang masih jatuh bangun dalam merintis usaha. Dua tahun lalu, ia mencoba merintis usaha pangkas rambut yang sempat berjalan selama beberapa bulan. Namun untung tak dapat diraih, rugi tak dapat ditolak; ia terpaksa menutup usaha pertamanya tersebut karena profit yang rendah.

Usaha Pangkas Rambut
Foto usaha pangkas rambut yang tinggal kenangan
Usaha Pangkas Rambut 2
Usaha pangkas rambut Adik yang terpaksa gulung tikar

Tak mau menerima kekalahan begitu saja, di tahun ini resolusi bisnisnya kembali menggelora. Ia ingin menghidupkan kembali usaha pangkas rambut tersebut. Adik mengakui bahwa ketika ia memulai usaha dua tahun yang lalu, ia banyak melakukan kesalahan, sehingga harus menelan pil pahit gulung tikar.

Sebagai kakak yang menjadi saksi perjuangan adik merintis bisnis, saya merasa bahwa dalam menjalankan usaha pangkas rambutnya dua tahun lalu, adik terkesan buru-buru. Kalau bahasa Jawanya, ujug ujug. Asal ada modal, asal ada tempat, ujug ujug saja buka usaha tanpa menyusun langkah dan melihat sekitar. Padahal dari apa yang pernah saya pelajari, jika kita ingin usaha berjalan baik dan langgeng, ada strategi yang semestinya tidak kita abaikan.

Ketika saya kemukakan hal ini kepada adik, ia mengangguk paham. Ia bahkan mengakui bahwa kurangnya strategi menyebabkan ia ‘seperti tidak mengenali usahanya sendiri’. Ia tidak memberikan cukup waktu untuk menelaah kekurangan dan kelebihan bisnisnya, sehingga akhirnya harus terpuruk karena strategi perang yang buruk.

“Tapi, bagaimana Aku tahu strategi apa yang harus ku terapkan ya Kak?” tanya adik bingung.

“Sebentar” Saya lalu bergegas mengambil buku Manajemen dari rak buku sambil berkata “Kita mulai dari hal yang paling sederhana dulu, yuk. Namanya analisa SWOT”

Sewaktu kuliah saya pernah belajar bahwa penting bagi pelaku usaha untuk mengenali usahanya, melalui analisa karakteristik yang berdampak pada usaha tersebut. Di dalam ilmu manajemen, kita mengenal istilah SWOT.

SWOT merupakan teknik perencanaan strategis yang pertama kali dikemukakan oleh Albert Humphrey. Albert adalah seorang pebisnis dan konsultan manajemen ternama dari Amerika Serikat. Ia menerapkan SWOT sewaktu memimpin riset di Stanford Research Institute (SRI) pada rentang waktu 1960 hingga 1970, terhadap perusahaan-perusahaan Fortune 500.1

Lambat laun Analisa SWOT menjadi populer dan mendasar untuk diajarkan di ilmu manajemen. Mulai dari UMKM hingga perusahaan besar; mulai dari organisasi lokal hingga bisnis global; menggunakan SWOT untuk menganalisa beberapa karakteristik penting, yaitu : Strength (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunity (Kesempatan) dan Threats (Ancaman) 2

Analisa SWOT

Strength (kekuatan) adalah faktor internal yang menjadi kekuatan dalam suatu usaha/organisasi. Contohnya seperti modal yang kuat, skill owner yang mumpuni, hingga hal internal lainnya yang membuat suatu bisnis unggul.

Weaknesses (kelemahan) adalah faktor internal yang menjadi kelemahan dalam suatu usaha/organisasi. Contohnya seperti modal yang terbatas, skill owner yang kurang mumpuni, hingga faktor internal lainnya yang dapat menghambat usaha tersebut untuk maju dan berkembang.

Opportunities atau kesempatan, adalah faktor eksternal yang menguntungkan dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Misalnya tingkat persaingan yang rendah sementara kebutuhan tinggi, atau didukung oleh trend yang sedang hits saat ini.

Sebaliknya Threats atau ancaman, adalah faktor eksternal yang harus diantisipasi agar tidak mempengaruhi kelangsungan usaha secara signifikan . Misalnya tingkat persaingan yang tinggi, atau trend yang bergerak berlawanan dengan bisnis yang kita jalankan saat ini.

Dengan mengenali karakteristik SWOT dalam usaha kita, kita bisa memanfaatkan berbagai strength dan opportunities untuk mengantisipasi weaknesses dan threats yang bisa memberi dampak negatif pada usaha kita.

Bagi saya, analisa SWOT bak strategi perang Sun Tzu. Karena kita tentu harus mengetahui apa dan bagaimana kondisi usaha kita sebelum dan selama menjalankan usaha. Dengan harapan agar usaha kita dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Analisa SWOT Usaha Pangkas Rambut

Orang bijak berkata, kegagalan adalah sukses yang tertunda. Ketika kita mengalami kegagalan, tak semestinya kita patah arang lalu berlama-lama berkubang dalam nelangsa. Namun hal ini lebih mudah untuk diucapkan daripada dijalankan. Pada kenyataannya, butuh tekad yang kuat untuk bisa kembali semangat setelah gagal.

Karenanya ketika adik memiliki resolusi bisnis untuk kembali menghidupkan bisnis pangkas rambutnya, saya merasa senang. Meskipun saat ini ia menunda langkah untuk sejenak berkontemplasi. Menyusun strategi agar kesalahan yang sama tak terulang lagi.

Strength (Kekuatan)

Strength

Pertanyaan yang kerap kali muncul adalah mengapa adik memilih usaha pangkas rambut? Alasan paling sederhana adalah karena adik memiliki skill dalam bidang ini. Ia pernah kursus keterampilan memotong rambut pria. Dalam menjalankan usaha pangkas rambut ini nantinya, adik juga tidak sendiri karena ia akan mempekerjakan satu orang barber.

Lokasi tempat Adik membuka pangkas rambut berada di lokasi strategis. Tak jauh dari usaha pangkas rambut adik terdapat dua sekolah Taman Kanak-Kanak dan dua Sekolah Dasar. Karena sekolah mewajibkan siswa laki-laki untuk selalu berambut pendek, maka diperkirakan jasa pangkas rambut cukup dibutuhkan.

Pun lokasi usaha juga dekat dengan beberapa kantor instansi pemerintahan yang mengharuskan pegawainya untuk selalu tampil dengan rambut pendek. Tepat di belakang lokasi usaha, terdapat pemukiman warga yang kemungkinan besar membutuhkan jasa pangkas rambut secara berkala.

Kekuatan lainnya adalah karena tempat yang digunakan usaha pangkas rambut adik adalah kepunyaan orang tua. Hal ini merupakan keuntungan yang besar bagi adik, sehingga ia tidak perlu memikirkan cost untuk biaya sewa gedung. Namun biaya lain seperti listrik, air, dan keperluan lain untuk operasional patut diperhitungkan sebagai pengeluaran rutin.

Weaknesses (Kelemahan)

Weaknesses

Karena modal yang terbatas, adik menunggu usaha menghasilkan profit untuk melengkapi fasilitas seperti cuci rambut. Ini termasuk kekurangan yang signifikan mengingat ternyata dua tahun yang lalu, banyak customer yang menanyakan layanan ini.

Jika fasilitas ini tersedia, otomatis adik memerlukan tambahan peralatan dan juga perlengkapan. SDM tambahan juga dibutuhkan, sebagai petugas pencuci rambut.

Kelemahan lain adalah belum lengkapnya peralatan yang adik miliki sehingga adik harus membeli kembali. Contohnya seperti mesin cukur rambut, gunting sasak, pisau cukur, krim rambut dan lain-lain.

Mendapatkan peralatan dengan harga terjangkau tentu terkait erat dengan modal. Biasanya, pelaku usaha akan membeli secara grosir atau membeli secara eceran di tempat perbelanjaan grosir karena harganya bisa lebih murah. Palembang memang kota besar, namun tempat perbelanjaan grosir masih jarang ditemukan.

Sudah mahfum bahwa para pedagang di Palembang akan pergi ke Jakarta untuk berbelanja grosir barang-barang yang mereka butuhkan untuk usaha. Meski harga barang grosir rendah, namun cost yang diperlukan untuk transportasi ke ibukota tinggi. Hal ini berdampak pada harga jual barang atau jasa yang tinggi.

Mengatasi hal ini, rencananya adik akan membeli perlengkapan secara online. Untuk itu ia sangat memerlukan supplier yang terpercaya dengan produk yang terjamin kualitasnya.

Opportunities (Kesempatan)

Opportunities

Palembang sebagai salah satu kota besar di Indonesia tampaknya memiliki peluang yang cukup besar untuk usaha pangkas rambut. Dari waktu ke waktu, sangat mudah untuk menemukan usaha pangkas rambut di lokasi manapun di Palembang.

Namun usaha pangkas rambut yang kami temui seolah terbagi menjadi dua ceruk harga. Di satu sisi adalah ceruk untuk pangkas rambut tradisional, sisi lainnya adalah barbershop branded dengan fasilitas yang cukup mewah.

Adik melihat hal ini sebagai kesempatan. Rencananya ia akan menempatkan harga di atas pangkas rambut tradisional, sehingga ia tidak bersaing harga dengan mereka. Namun ia mematok harga dibawah barbershop pada umumnya, agar ia juga keluar dari persaingan harga dengan barbershop. Diharapkan dengan ceruk seperti ini, bisnisnya akan mengakomodir pelanggan yang enggan ke pangkas rambut tradisional, namun tak mau membayar mahal untuk layanan barbershop.

Threats (Ancaman)

Threats

Membicarakan persaingan usaha, selalu mengingatkan saya akan konsep Sapi Ungu yang dikemukakan oleh Seth Godin.4 Teori ini kurang lebih mengandaikan jika kita menjual sapi, dan ada banyak penjual sapi yang bersaing dengan kita, maka juallah sapi yang berwarna ungu.

Mengapa demikian? Karena meskipun semua orang menjual komoditas yang sama yaitu sapi, namun sapi yang berwarna ungu akan menjadi perbincangan, serta menarik banyak orang untuk datang dan melihat. Intinya adalah, dalam menjalankan bisnis yang padat pesaing, maka kita harus membuatnya unik.

Adik menyetujui konsep Sapi Ungu. Ia sudah memiliki beberapa strategi yang akan membuat usaha pangkas rambutnya berbeda dari usaha pangkas rambut lainnya. Ia serius berusaha agar bisnisnya dapat menjadi ‘sapi ungu’ di antara usaha serupa.

Resolusi Bisnis 2019

“Tapi kak, kembali ke poin Weaknesses (kelemahan). Aku masih kepikiran bagaimana caranya membeli perlengkapan usaha secara efektif. Kalau harus beli dari supplier langsung di Jakarta aku habis waktu dan butuh biaya yang tinggi” keluh Adik.

Karena kami tinggal di daerah, mencari supplier menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Kalaupun membeli langsung dari supplier di Jakarta, selain membutuhkan waktu, juga membutuhkan cost transportasi yang tinggi. Hal ini akan berakibat tingginya harga produk atau jasa yang dibebankan kepada customer. Padahal ini riskan untuk dilakukan mengingat harga ke end customer merupakan salah satu hal yang crucial bagi pelanggan. Alternatifnya adalah membeli dari supplier secara online.

Apakah membeli secara online kemudian bisa menyelesaikan masalah? belum tentu. Lambatnya pengiriman, supplier yang belum terjamin terpercaya, dan produk yang belum tentu berkualitas; menjadi hal yang dikhawatirkan pelaku usaha yang tinggal di daerah.

Bayangkan jika kita membeli barang dalam jumlah yang banyak atau grosiran. Jika supplier tidak terpercaya atau produk tidak berkualitas atau pengiriman tidak tepat waktu, maka pelaku usaha harus menelan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya.

Namun kemudian, ingatan saya memantik ke Ralali.com, sebuah marketplace B2B (Business to Business) terbesar yang menghubungkan pelaku usaha dengan supplier terpercaya yang reputasinya sudah tidak diragukan lagi. Menurut saya #IniSaatnya adik tau Ralali.com yang bisa membuat bisnis itu gampang. Sayapun lalu bertanya kepada adik “Dek, kamu sudah kenal Ralali.com belum?”

Cara mudah cari supplier di Ralali.com

Ralali.com adalah sebuah marketplace B2B (Business to Business) yang didirikan oleh Joseph Aditya sejak 2013. Sebagai marketplace business to business, Ralali.com fokus pada model bisnis yang menghubungkan supplier dan pelaku usaha. Dengan Ralali.com, baik supplier maupun pelaku usaha memiliki platform yang memudahkan keduanya untuk terhubung dan melakukan transaksi bisnis secara digital.

Bagi kita pelaku bisnis, berbelanja di Ralali.com bisa memberikan banyak kemudahan, seperti :

  1. Mendapatkan harga grosir untuk pembelian bahan baku atau perlengkapan usaha dalam kuantitas banyak di Ralali.com. Jadi semakin banyak membeli, otomatis harga semakin murah.
  2. Semua jadi mudah. Karena repot urusannya kalau harus bolak-balik ke lokasi tempat supplier berada, terlebih jika kita tinggal di daerah. Di Ralali.com, kita bisa memesan produk yang kita inginkan dan menunggu kiriman barang yang dijamin tepat waktu.
  3. Kita juga tak perlu khawatir akan kredibilitas supplier karena di Ralali.com kita bisa menemukan berbagai supplier tangan pertama yang terpercaya.
Cara mudah cari supplier di Ralali.com 2
Kategori yang lengkap

Ralali memiliki kategori produk yang lengkap dengan 2000 vendor dan lebih dari 250.000 produk berkualitas dari 150 ribu perusahaan. Dengan jumlah unique visitors mencapai 100.000, Ralali.com telah memiliki lebih dari 10.000 loyal customers4. Meski demikian, mencari produk di Ralali.com sangat mudah karena sudah dikelompokkan sesuai dengan kategorinya.

Untuk kebutuhan bisnis pangkas rambut misalnya, kita bisa mencari barang yang dibutuhkan di kategori Beauty, Sport and Salon. Karena pangkas rambut termasuk dalam bisnis salon, maka kita bisa mencarinya di sub kategori Salon.

Kategori yang lengkap di Ralali
Kategori yang lengkap di Ralali.com
Hasil pencarian barbershop
Mencari produk lebih cepat melalui fitur search di bagian atas website.

Ingin mencari produk di dalam kategori dengan lebih cepat? manfaatkan fitur search yang ada di bagian atas website. Ketik ‘barbershop’ atau ketik nama barang yang kita butuhkan. Hasil pencarian akan langsung muncul di layar.

Untuk usaha adik, perlengkapan seperti pisau cukur hingga silet khusus pangkas rambut tersedia disini. Sehingga cukup ke Ralali.com kebutuhan adik akan peralatan usaha pangkas rambutnya dapat terpenuhi.

Ralali Quotation
Ralali Quotation 2

Masih bingung mencari produk di Ralali.com karena kita membutuhkan produk dengan deskripsi dan jumlah yang lebih spesifik? kita bisa menggunakan fitur Ralali Quotation (RQ) untuk mencari supplier, dengan cara sebagai berikut :

1.Isi kolom permintaan penawaran yang kita butuhkan pada fitur RQ. Kita bisa menuliskan jenis, merek, warna, dan jumlah barang secara detil seperti ‘memerlukan 100 item blender merek x’ dan sebagainya. Setelah itu tekan tombol ‘buat permintaan’, maka kita akan diarahkan ke halaman selanjutnya.

Silahkan isi informasi akun agar Ralali.com dapat menghubungi dengan cepat ketika barang tersedia. Jika sudah diisi, silahkan tekan tombol ‘Lanjut’.

Ralali Quotation 3
Informasi Akun Ralali Quotation

2. Selanjutnya, kita bisa mengisi deskripsi kebutuhan produk secara lebih detail. Silahkan tulis nama barang atau jasa, masukkan kategori beserta sub kategori, deskripsi serta jumlah item yang kita perlukan. Setelah selesai, klik tombol ‘Berikan Saya Penawaran’.

Ralali Quotation 4
Detail kebutuhan anda untuk produk yang lebih spesifik disertai foto contoh produk

2. Setelah klik ‘Berikan Saya Penawaran’, supplier yang memiliki item produk terkait akan mendapatkan notifikasi.

3. Supplier akan memberikan penawaran terbaik untuk kita melalui email atau ponsel, atau melalui dashboard jika kita sudah memiliki akun di Ralali.com.

Live Request
Fitur Live Request untuk melihat permintaan yang ada di RQ

Bagi penjual atau supplier, dapat langsung melihat permintaan barang di Live Request. Sehingga apabila kita memiliki produk barang yang sesuai dengan request, kita juga bisa langsung memberikan penawaran. Mudah bukan?

dompet ralali
Dompet Ralali 2
Tombol pop up untuk mengaktifkan Dompet Ralali

Ralali.com juga membuat transaksi digital kita semakin mudah. Melalui Dompet Ralali, kita dapat menyimpan saldo cashback dari transaksi yang kita lakukan. Nantinya, saldo cashback ini dapat kembali kita gunakan untuk transaksi selanjutnya.

Juga tak perlu repot jika kita melakukan refund. Karena dengan dompet Ralali, kita dapat menampung dana Refund barang secara otomatis.

Cara mengaktifkan Dompet Ralali sangat mudah. Segera setelah terdaftar di Ralali.com, kita akan menerima menu pop up yang akan meminta kita untuk mengaktifkan layanan ini. Setelah aktif, kita sudah bisa menggunakan Dompet Ralali untuk kebutuhan transaksi di Ralali.com.

Ralali BIG
Ralali BIG 2
Ragam layanan Ralali BIG

Untuk kebutuhan penyediaan barang yang lebih besar lagi, Ralali juga memiliki Business Innovation Group yang mengelompokkan supplier dengan segmen bisnis terfokus. Saat ini yang sudah berjalan adalah segmen BIG Resto yang menyediakan pusat kebutuhan bisnis Hotel, Restoran, Cafe, Catering atau bisnis kuliner lainnya. Sedangkan untuk BIG Mart, BIG Auto dan BIG Home akan menyusul kemudian.

Saya berkata kepada adik, jangan lupa mengunjungi Daily Deals Ralali.com untuk mendapatkan harga barang dengan lebih murah. Program daily deals berlangsung setiap hari dari Pk.09.00 pagi hingga Pk.22.00. Lumayan menghemat pengeluaran dengan cara yang mudah, bukan?


“Gimana? udah ga bingung lagi mengenai tempat belanja untuk usaha kamu kan?” tanya saya kepada adik.

“Betul Kak. Cukup ke Ralali.com aku bisa dapat banyak pilihan penjual, banyak diskon dan promo, pembayaran mudah dan terjamin, dan yang pasti harganya bersaing. Jadi untuk perlengkapan usaha pangkas rambutku, aku mau cari disini aja” Jawabnya sambil tersenyum lebar.

Saya tentu mendukung adik dalam setiap hal positif yang ia lakukan. Melihat adik yang semangat melaksanakan resolusi bisnisnya di 2019, saya berharap agar usaha pangkas rambutnya kali ini bisa berjalan dengan lancar.

Saya lega bahwa ia tidak patah arang meski sudah pernah mengalami kegagalan. Ia bahkan tetap menjaga asa, agar semangatnya tetap ada. Sebagai seorang kakak, mungkin saya yang harus belajar banyak darinya. Terngiang ucapan seorang bijak, bahwa orang yang kuat bukanlah karena ia tidak pernah gagal; melainkan orang yang bisa bangkit kembali setiap ia mengalami kegagalan.


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog #ResolusiBisnis2019 #IniSaatnya tau Ralali.com bersama Blogger Perempuan Network

Twitter : @ralalicom
Youtube : Ralalicom B2B Marketplace
Facebook : Ralalicom
Instagram : Ralalicom

1 https://en.wikipedia.org/wiki/Albert_S._Humphrey

2 https://en.wikipedia.org/wiki/SWOT_analysis

3 https://en.wikipedia.org/wiki/Purple_Cow:_Transform_Your_Business_by_Being_Remarkable

4 https://news.ralali.com/pembayaran-aman-terpercaya/

Advertisements

Lulusan Teknik yg addicted dengan dunia baca dan tulis menulis. Menganggap dirinya seorang Gryffindor, ia selalu memiliki affair dengan Agatha Christie, Dan Brown, Google, dan secangkir kopi hitam. Sangat cinta keluarga kecilnya, rajin nulis di bonadapa.com

4 Comments

Cool People Say :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: