Bis shuttle bandara berhenti lagi, entah sudah yang ke berapa kali. Tiap bis baru berjalan sebentar, ada saja penumpang yang ingin naik. Saya melihat jam tangan lalu menatap suami yang duduk di sebelah saya dengan pandangan cemas “Aduuuh, kalau kita ketinggalan pesawat gimana ini???” Lagian siapa suruh pindah terminal ketikaContinue Reading

Advertisements