Advertisements
Experiences Travel Story

Tips Bepergian dengan Anak-anak

Tips bepergian dengan anak-anak. Libur sudah tiba, Libur sudah tiba, Hore, hore, HORE! nyanyi lagunya Tasya angkatan tua

Lusa libur dan saya rasanya sudah ga sabar menuju lusa. Beberapa hari ini kalau bangun tidur otak saya bertanya : ini udah hari kamis kan? udah libur kan? UDAH LIBUR KAN YAA? terus setelah sadar ini masih hari selasa dan masih harus ngantor rasanya kayag dapet zonk. muehehe.

Merunut waktu, tahun ini adalah liburan yang kesekian bagi RFA (6 yo) dan yang kedua bagi RFI (2,4 yo). Dulu, jaman ngajak RFA berangkat keluar kota pertama kali, saya rasanya masih gugupan; kayag terus menerus ada yang kurang. Tapi sekarang udah ga lagi karena sudah mengalami beberapa kali. 🙂

Nah kali ini saya akan sharing mengenai tips bepergian dengan anak-anak yang masih bayi atau dibawah tiga tahun menggunakan pesawat. Sebenarnya apa saja sih yang harus kita persiapkan?

1.HINDARI MASKAPAI YANG HOBI DELAY.

fugcf5_citilink

Dengan catatan, ini bukan delay by accident ya.. tapi lebih sebagai HOBI; tiap mo terbang pasti delay. Dan delaynya itu bisa sampe berjam-jam. Kalau membawa anak-anak, sebaiknya hindari maskapai macam ini karena akan sangat menguras tenaga orang tua dan anak.

Loh tapi kan maskapai yang tepat waktu itu muahal buanget jeung? Ih siapa bilang. Masih ada maskapai harga terjangkau yang menghargai waktu penumpangnya kog. Contohnya maskapai yang berwarna hijau. Sudah beberapa kali saya bawa anak-anak naik si hijau dan mereka selalu tepat waktu. Seneng! Pun kalaupun disuruh memilih, saya lebih baik naik pesawat dengan rate yang sedikit lebih mahal tapi tepat waktu, daripada murah terus delay dan mengorbankan kenyamanan anak-anak.

2. No Stroller Allowed Inside Cabin (orang tua harus jaga stamina)

depositphotos_19425721-chick-fashion-mom-shopping-with-her-baby-in-a-stroller

Pertamakali bawa RFA terbang, saya ga tau mengenai ini. Saya pikir membawa stroller ke kabin diperbolehkan jadi tidak perlu menggendong RFA sampai ke pesawat; terlebih ketika landing di Soetta jalan kaki cukup jauh ke tempat ambil bagasi, jadi boleh lah bawa stroller ke cabin.. boleh kan? boleh dong..

Itu kata saya. Kata maskapai enggak boleh. Jadilah saya ditegur sama petugas ground, stroller diangkut ke bagasi, dan saya lanjut dengan menggendong RFA kemana-mana. Karena RFA beratnya udah kurleb 10 kilo plus saya bawak tas sandang yang berat pulak, itu jadinya kayag OMG stamina terkuras karena salah antisipasi 🙂

3.Tas Sandang bawa yang perlu sadja

may12-katrantzou110
Gambar dari fashionmagazine.com

Dulu rasanya semua penting dan harus masuk dalam tas sandang. Tapi sebenarnya, kalau maskapainya bagus, tepat waktu, kita bisa atur apa-apa saja yang perlu masuk tas sandang untuk keperluan terbang, yaitu : Dompet, Makanan ringan, Air minum, Parasetamol anak, Minyak angin, Susu formula siap minum, Henpon, Tissue Kering, Tissue Basah, container susu formula, beberapa pampers, dan beberapa kantong pelastik untuk muntah atau untuk membuang pampers bekas pakai.

Kotak mekup yang isinya seabrek-abrek disarankan masuk koper dulu ya bu ibu, tapii biar teteup cantik kantongi sadja lipstick :p

Apabila susu anak habis dan ingin membuat susu terus air hangat habis pula, dont worry ketika saya naik si hijau saya pernah minta bikinin susu botol sama mbak pramugarinya dan mereka dengan senang hati bisa membantu. Jadi bikin susu dan minta air hangat di pesawat bisa banget 🙂

4. Koper yang irit.

54fe9b6c7fdc9-ghk-suitcase-0807-s3
gambar dari goodhousekeeping

Berangkat satu keluarga, kami hanya menggunakan 2 koper sadja : RFA dan abinya satu koper, saya dan RFI satu koper. Koper disini bisa yang berukuran sedang ke besar ya. Susunannya diatur, hingga secompact mungkin. Atur isi koper sehari sebelum berangkat agar tidak ada yang tertinggal.

Untuk oleh-oleh ga ada yang masuk koper. Semuanya kami masukkan ke dalam satu kardus yang besar 🙂

5. Pakaian hangat sangat penting

november-29-2015-princess-charlotte-photos-released-floral-print-dress-amaia-kids-tights-watermarked-by-palace-1500-x-1000
Princess Charlotte of Cambridge, Calon Mantu *dilempar kunci Inggris*

Karena kondisi pesawat cukup dingin (bahkan bagi orang dewasa). Sebelum masuk pesawat anak-anak bisa dibalur dengan minyak telon/minyak kayu putih agar tetap hangat. Siapkan sweater/jaket, pakaikan ketika di dalam pesawat. Dari rumah pakai celana panjang, T-shirt, kaus kaki dan sepatu. Saya ulangi yaa, KAUS KAKI is a must.


Nah, itu saja tips bepergian dengan anak-anak dari saya. Monggo kalau ada yang mau menambahkan, mana tau ada hal yang memang penting namun terlupa.

Selamat hari libur yaaa Mbak-mbak, Mas-mas, sodara-sodara semua baik yang pergi liburan atau di rumah sadja. Just enjoy your off duty time; lupakan kantor sejenak, berikan waktu, pikiran, tenaga hanya untuk keluarga semata 🙂

Advertisements
NinaFajriah
<p>Lulusan Teknik yg addicted dengan dunia baca dan tulis menulis. Menganggap dirinya seorang Gryffindor, ia selalu memiliki affair dengan Agatha Christie, Dan Brown, Google, dan secangkir kopi hitam. Sangat cinta keluarga kecilnya, rajin nulis di bonadapa.com</p>
https://bonadapa.com

20 thoughts on “Tips Bepergian dengan Anak-anak

    1. Iya Mbak Tyke, perkenalkan, calon mantu. *mingkem**Jeung Kate langsung shock* 😀

    1. Rempongnya itu bikin addict ya mbak ? sama-sama mbak selamat menikmati hari libur ?

  1. Aku besok kamis masih masuk kuliah mbak 🙁 syedih 🙁 wkkwkwkw

    Eh, maskapai hijau itu yang difoto itu kan? citylink. Kece juga ya brarti citylink 😀

    Intinya kalau berpergian sama anak-anak itu nggak rempong mbak, soalnya nanti juga bakal dirempongin sama anak-anaknya :p 😀

    selamaaat berlibur mbak 😀

    1. Iya betuul. Liburan sama anak-anak itu rempong tapi bikin hati senang Febri :). Selamat liburan juga untuk kamu ya Feb 😀

  2. mungkin karena aku belum punya anak ya mbak nina, jadi masih merasa kok kayaknya ribet banget bawa anak ke mana-mana. padahal alangkah berartinya anak itu di ajak jalan-jalan sambil diajarin ilmu-ilmu agama, kehidupan, dsb

    1. Ah aku dulu juga mikirnya gitu. Setelah dijalanin yaaaa memang ribet sih. Tapi keribetan itu jadi ga ada artinya ketika ngeliat ekspresi senang anak2 :D. Betul banget mbak sekar, dengan mengajak anak jalan2 mereka mendapatkan banyak ilmu dgn cara yang menyenangkan 🙂

      1. mbak nina, sering-sering nulis tips traveling bareng anak yaa. hihi. siapa tau ada poin-poin lain yang penting dan bisa dishare. Aku mau belajar 😀

        1. Hahaha, boleh2. Cieee sudah akan ‘naik pelaminan’ dalam waktu dekatkah Mbak Sekar? 🙂

          1. Aamiin. Semua akan indah pada waktunya ya Mbak 🙂 eyalah mendadak puitis 😀

Kalau komentarmu bagaimana?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top
%d bloggers like this: